Pengaruh Pemberian Freeze-Dried Human Amnion Pada Tendon Healing Kelinci New Zealand

MELISSA ANITA AYU IUSTITIATI, - (2022) Pengaruh Pemberian Freeze-Dried Human Amnion Pada Tendon Healing Kelinci New Zealand. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN I)
012015653062 HALAMAN I.pdf

Download (313kB)
[img] Text (BAB I)
012015653062 BAB I.pdf

Download (135kB)
[img] Text (FULL TEXT)
012015653062.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

ABSTRAK Pengaruh Pemberian Freeze-Dried Human Amnion Pada Tendon Healing Kelinci New Zealand Melissa Anita Ayu Iustitiati, Agus Santoso Budi, Sitti Rizaliyana Departemen Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga/ RSUD Dr. Soetomo, Surabaya - Indonesia Latar Belakang: Cedera pada tangan sering menyebabkan morbiditas akut dan kecacatan jangka panjang. Pada kasus hand surgery, tiga puluh persen kasus berasal dari cedera tendon. Kekuatan biomekanikal tendon berperan penting dalam mencegah ruptur pasca penyambungan, dimana kekuatan ini diyakini dipengaruhi oleh jumlah helai benang atau teknik penjahitan yang digunakan. Selain itu, bahan biologis seperti amnion dapat mengurangi resiko terjadinya adhesi tendon dan meningkatkan kekuatan biomekanikal dari tendon itu sendiri. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain penelitian experimental ramdomized post-test only control group. 18 ekor kelinci jantan New Zealand dilakukan pemutusan tendon Achilles kanan, lalu dibagi dalam 2 kelompok, dimana pada kelompok A diperlakukan sebagai kontrol sedangkan pada kelompok B diberikan perlakuan pemberian freeze-dried human amnion pasca penyambungan tendon dengan menggunakan material braided suture (silk). Pada hari ke-21, semua kelinci diterminasi dan dilakukan pemeriksaan tensile strength secara makroskopis dan pemeriksaan jumlah fibroblas serta kepadatan kolagen secara mikroskopis dengan pewarnaan haematoxylin-eosin. Uji yang akan dilakukan pada masing-masing variable adalah dengan metode Mann-Whitney Test dan T test. Hasil: Dari hasil penelitian, rerata tensile strength di kelompok perlakuan secara signifikan lebih besar dari kelompok kontrol (3,02±1,05 N/mm2 vs 0,78±0,28 N/mm2, p<0,05). Rerata jumlah fibroblas pada kelompok perlakuan secara signifikan lebih besar dari kelompok kontrol (189,67±23,34 vs 85,44±9,17, p<0,05). Untuk variable kepadatan kolagen, 77,80% kelompok perlakuan memiliki kepadatan kolagen dengan skor 3 (p<0,05). Kesimpulan: Pemberian freeze-dried human amnion pasca penyambungan tendon dengan menggunakan material braided suture dapat meningkatkan tensile strength, jumlah fibroblas, dan kepadatan kolagen pada tendon healing. Kata kunci: Freeze-dried human amnion, braided suture, tensile strength, jumlah fibroblas, kepadatan kolagen

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK T.FK.KK 51 - 23 Mel p
Uncontrolled Keywords: freeze-dried human amnion, braided suture, tensile strength, number of fibroblasts, collagen density
Subjects: Q Science > QL Zoology > QL1-991 Zoology
Q Science > QL Zoology > QL700-739.8 Mammals
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > S2 Ilmu Kedokteran Klinik
Creators:
CreatorsNIM
MELISSA ANITA AYU IUSTITIATI, -NIM012015653062
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorSITTI RIZALIYANA, -NIP197203212008012005
Thesis advisorAGUS SANTOSO BUDI, -NIP196408262009041001
Depositing User: Dewi Puspita
Date Deposited: 28 Sep 2026 00:43
Last Modified: 28 Sep 2026 00:43
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147943
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item