Hana Salsabila, - (2022) PROFIL KARAKTERISTIK KLINIS, LABORATORIUM, DAN MIKROBIOLOGI INFEKSI BAKTERI PADA PNEUMONIA ANAK DENGAN BAKTEREMIA DI IRNA ANAK RSUD DR SOETOMO PERIODE JANUARI 2016 – SEPTEMBER 2022. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN I)
011911133017 HALAMAN I.pdf Download (608kB) |
|
|
Text (BAB I)
011911133017 BAB I.pdf Download (42kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
011911133017.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
ABSTRAK Latar Belakang: Pneumonia dengan bakteremia dapat disebabkan bakteri gram positif atau negatif. Bakteremia sebagai komplikasi sistemik dari pneumonia berpotensi tinggi menyebabkan kematian. Pneumonia dengan bakteremia memiliki manifestasi klinis yang berbeda-beda pada setiap individu dan pemberian antibiotik harus berdasarkan pola sensitivitas bakteri penyebab pneumonia. Tujuan: Menganalisis profil karakteristik klinis, laboratorium, dan mikrobiologi infeksi bakteri pada pneumonia anak dengan bakteremia di IRNA Anak RSUD Dr. Soetomo periode Januari 2016 - September 2022. Metode: Penelitian observasional deskriptif retrospektif berdasarkan rekam medis dan logbook kultur darah di RSUD Dr. Soetomo Surabaya, pengambilan data dilakukan di bulan Agustus 2021 – Oktober 2022. Hasil: Total sampel sebanyak 32 pasien pneumonia anak dengan kultur darah positif, persentase tertinggi diperoleh sebagai berikut, jenis kelamin perempuan (62,5%), kelompok usia 2-<12 bulan (56,3%), status gizi kurang dan buruk (53,2%), tidak ada riwayat antibiotik (62,5%), dengan komorbid (100%), karakteristik klinis demam (75%), pemeriksaan fisik retraksi dinding dada (87,5%), leukositosis (56,3%), nilai CRP tidak normal (78,1%). Bakteri terbanyak yang diisolasi dari spesimen darah pasien pneumonia anak adalah bakteri gram-negatif (81,3%) terutama Klebsiella pneumoniae ESBL (34,4%). Pola sensitivitas menunjukkan bahwa bakteri gram-negatif masih sensitif terhadap amikasin (86,4%), meropenem (86,4%), imipenem (82,4%), dan gentamisin (75%). Sedangkan Klebsiella pneumoniae ESBL sensitif terhadap amikasin (90,9%), kloramfenikol (81,8%), dan meropenem (81,8%). Kesimpulan: Profil pneumonia anak akibat infeksi bakteri dapat dianalisis dari karakteristik klinis, laboratorium, dan mikrobiologi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK S.FK.D 225 - 23 Han p | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | pneumonia, bacteraemia, sensitivity, antibiotics | ||||||
| Subjects: | R Medicine > RB Pathology R Medicine > RB Pathology > RB37-56.5 Clinical pathology. Laboratory technique R Medicine > RJ Pediatrics R Medicine > RJ Pediatrics > RJ370-550 Diseases of children and adolescents |
||||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Dewi Puspita | ||||||
| Date Deposited: | 28 Sep 2026 00:15 | ||||||
| Last Modified: | 28 Sep 2026 00:15 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147957 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


