ANGKA KEJADIAN MUTASI SOMATIK BRCA 1 DAN 2 PADA KANKER OVARIUM EPITELIALTIPE HIGH GRADE SEROUS YANG DILAKUKAN OPERASI DI RSUD DR. SOETOMO, SURABAYA PADA TAHUN 2019 – 2021 DAN HUBUNGANNYA DENGAN KARAKTERISTIK KLINIS PASIEN.

JONATHAN KEVIN DJUANDA (2022) ANGKA KEJADIAN MUTASI SOMATIK BRCA 1 DAN 2 PADA KANKER OVARIUM EPITELIALTIPE HIGH GRADE SEROUS YANG DILAKUKAN OPERASI DI RSUD DR. SOETOMO, SURABAYA PADA TAHUN 2019 – 2021 DAN HUBUNGANNYA DENGAN KARAKTERISTIK KLINIS PASIEN. Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
011828086301_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (191kB)
[img] Text (BAB I)
011828086301_BAB I.pdf

Download (49kB)
[img] Text (FULLTEXT)
011828086301_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: https:/lib.unair.ac.id

Abstract

Tujuan : Menentukan prevalensi mutasi somatik BRCA 1 dan 2 pada kanker ovarium epitelial tipe high grade serous yang dilakukan operasi di RSUD dr. Soetomo, Surabaya pada tahun 2019 – 2021serta hubungannya dengan karakteristik klinis pasien. Metode : Penelitian observational analitik pada 26 pasien, sediaan patologi anatomi dilacak dan dilakukan pemeriksaan mutasi somatik BRCA 1 dan 2. Data karakteristik klinis dikumpulkan dari rekam medis dan dilakukan analisis statistik untuk menentukan hubungan antara status mutasi BRCA dan karakteristik klinis yang meliputi usia, stadium, status menopause, paritas, kadar CA-125, status kemoterapi, riwayat keganasan dalam keluarga dan outcome pasien. Hasil : Didapatkan 26 pasien kanker ovarium epitelial tipe high grade serous yang sesuai dengan kriteria inklusi. Dari 26 pasien didapatkan 6 pasien (26% dari 22 pasien) memiliki mutasi somatik BRCA 1 dan 2, sementara 4 pasien tidak memenuhi uji quality control dan sisanya negatif. Mayoritas pasien berusia di atas 50 tahun (73%) dan sebagian besar sudah menopause (77%). Sebanyak 84% didiagnosis pada stadium III dan hanya 1 pasien yang didapatkan riwayat keganasan dalam keluarga. Saat ini didapatkan sebagian besar pasien telah meninggal (65%). Dari analisa statistik tidak didapatkan hubungan yang bermakna antara karakteristik klinis pasien di atas dengan status mutasi somatik BRCA. Kesimpulan : Prevalensi mutasi somatik BRCA 1 dan 2 di RSUD dr. Soetomo sebesar 27% dengan tidak didapatkan hubungan yang bermakna antara status mutasi somatik BRCA dengan karakteristik klinis pasien.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK Sp.FK.OG 08 - 23 Jon a
Uncontrolled Keywords: epithelial ovarian cancer, BRCA somatic mutation, clinical characteristics, prevalence
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC0254 Neoplasms. Tumors. Oncology (including Cancer)
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > S2 Ilmu Kedokteran Klinik
Creators:
CreatorsNIM
JONATHAN KEVIN DJUANDANIM011828086301
Depositing User: Ika Rudianto
Date Deposited: 28 Sep 2026 06:17
Last Modified: 28 Sep 2026 06:17
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147980
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item