ANGGITA RIFA CANDRA, - (2022) Analisis Terapi Gangguan Gastrointestinal untuk Identifikasi Faktor Pemicu Deteriorasi Pasien Covid-19. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text
cover.pdf Download (222kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (42kB) |
|
|
Text (full text)
051811133231.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Covid-19 disebabkan oleh SARS-CoV-2 yang masuk ke dalam sel melalui reseptor ACE2. Reseptor ACE2 diekspresikan pada sel epitel usus sehingga dapat menyebabkan gangguan gastrointestinal seperti anoreksia, diare, muntah, mual, dan nyeri perut. Gangguan gastrointestinal pada pasien Covid-19 juga dapat disebabkan oleh efek samping terapi Covid-19 seperti antibiotik, antivirus, dan kortikosteroid. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil terapi dan mengidentifikasi obat gastrointestinal sebagai faktor pemicu perburukan pasien Covid-19 yang mengalami gangguan gastrointestinal dan menerima obat gastrointestinal. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan pengumpulan data retrospektif berdasarkan data rekam medis pasien yang pernah dirawat inap di RS Universitas Airlangga Surabaya dengan time limited sampling pada periode Juni – Agustus 2021. Kriteria inklusi penelitian ini adalah pasien Covid-19 berusia di atas 18 tahun dengan kondisi memburuk dan dirawat di RS Universitas Airlangga. Hasil penelitian menunjukkan 82 pasien Covid-19 mengalami gangguan gastrointestinal dan mendapat terapi gangguan gastrointestinal. Sebagian besar pasien Covid-19 dengan gangguan gastrointestinal menerima Omeprazol 2 x 40 mg melalui IV. Durasi terapi gangguan gastrointestinal berkisar antara 8-14 hari. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa terapi gangguan gastrointestinal bukan merupakan pemicu deteriorasi pasien Covid-19 dengan gangguan gastrointestinal karena terapi yang diberikan sudah cukup adekuat dan tidak menimbulkan efek samping aktual pada pasien. Dalam penelitian ini, deteriorasi diduga disebabkan oleh perkembangan penyakit Covid-19 itu sendiri, terbukti dari data pasien yang membutuhkan perawatan di ICU.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FF 94 - 23 Ang a | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Covid-19, Deterioration, Gastrointestinal disorder, Gastrointestinal drugs | ||||||
| Subjects: | R Medicine > RJ Pediatrics > RJ251-325 Newborn infants Including physiology, care, treatment, diseases | ||||||
| Divisions: | 05. Fakultas Farmasi > S1 Farmasi | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Indah Fatma | ||||||
| Date Deposited: | 28 Sep 2026 02:00 | ||||||
| Last Modified: | 28 Sep 2026 02:00 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147984 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


