ANALISIS REGRESI SPASIAL UNTUK MENGIDENTIFIKASI PENGARUH FAKTOR PERSEBARAN KASUS TUBERKULOSIS PARU DI PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2019

PUSPITA SEPTIANI (2022) ANALISIS REGRESI SPASIAL UNTUK MENGIDENTIFIKASI PENGARUH FAKTOR PERSEBARAN KASUS TUBERKULOSIS PARU DI PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2019. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
101711133176_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (283kB)
[img] Text (BAB I)
101711133176_BAB I.pdf

Download (222kB)
[img] Text (FULLTEXT)
101711133176_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id

Abstract

Regresi spasial merupakan metode yang digunakan untuk mengetahui pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat yang memperhatikan pengaruh lokasi pengamatan. Provinsi Jawa Tengah merupakan salah satu penyumbang kasus TB paru tertinggi di Indonesia dan mengalami peningkatan Case Notificatin Rate (CNR) kasus baru TB BTA positif yang signifikan. Kasus TB paru memungkinkan memiliki hubungan antar wilayah sehingga membutuhkan analisis terkait pengaruh antar wilayah. Tujuan penelitian ini adalah menyajikan distribusi persebaran kasus TB paru dalam bentuk peta digital dan menganalisis faktor yang berpengaruh terhadap persebaran kasus TB Paru di Provinsi Jawa Tengah tahun 2019 dengan pendekatan analisis regresi spasial. Penelitian ini merupakan penelitian observasional karena penelitian ini dilakukan dengan pengamatan pada data sekunder yang sudah tersedia pada suatu instansi. Data sekunder yang digunakan merupakan data yang berasal dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah dan Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah yang telah dipublikasikan. Unit analisis yang digunakan adalah kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah yang terdiri dari 35 kabupaten/kota. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah jumlah kasus TB paru, sedangkan variabel independen dalam penelitian ini adalah imunisasi BCG, penderita AIDS, penduduk miskin, kepadatan penduduk, rumah sehat, rumah tangga ber-PHBS, dan fasilitas pelayanan kesehatan. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi spasial menggunakan software Geoda. Hasil analisis menunjukkan model terbaik yang dapat mempengaruhi persebaran kasus TB paru yaitu Spatial Error Model (SEM) dengan nilai R-square terbesar (0,680596) dan nilai AIC terkecil (576,269). Secara umum, seluruh variabel independen mempengaruhi persebaran TB paru. Akan tetapi, faktor yang signifikan mempengaruhi persebaran kasus TB paru yang dilihat dari pengaruh antar wilayah di Provinsi Jawa Tengah tahun 2019 yaitu kepadatan penduduk dan fasilitas pelayanan kesehatan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah analisis regresi spasial dengan permodelan SEM sesuai digunakan untuk analisis data persebaran kasus TB paru. Pada distribusi persebaran kasus TB paru dan faktor yang mempengaruhi TB paru mengelompok di beberapa wilayah sehingga menunjukkan bahwa lingkungan bersifat heterogen dan terdapat variansi persebaran di setiap wilayah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK S.FKM 426 - 23 Pus a
Uncontrolled Keywords: Spatial Regression, Spatial Error Model (SEM), Pulmonary Tuberculosis
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA643-645 Disease (Communicable and noninfectious) and public health
R Medicine > RC Internal medicine > RC306-320.5 Tuberculosis
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > S1 Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsNIM
PUSPITA SEPTIANINIM101711133176
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorARIEF WIBOWONIDN0010035906
Depositing User: Ika Rudianto
Date Deposited: 29 Sep 2026 06:48
Last Modified: 29 Sep 2026 06:48
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148076
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item