Analisis Faktor yang Mempengaruhi Keterlibatan Masyarakat dalam Petisi Online mengenai Kebijakan Vaksinasi COVID-19

SALVANY ZAHRA (2022) Analisis Faktor yang Mempengaruhi Keterlibatan Masyarakat dalam Petisi Online mengenai Kebijakan Vaksinasi COVID-19. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
101811133113_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (3MB)
[img] Text (BAB I)
101811133113_BAB I.pdf

Download (3MB)
[img] Text (FULLTEXT)
101811133113_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pemerintah telah melakukan berbagai upaya intervensi untuk menanggulangi pandemi COVID-19, seperti adanya program vaksinasi COVID-19. Keterlibatan masyarakat pada program vaksinasi COVID-19 ada dalam banyak bentuk, salah satunya adalah dengan publik seperti petisi online. Kebijakan yang telah dibuat pemerintah mengenai vaksinasi COVID-19 di Indonesia mendapat pro dan kontra dari masyarakat. Petisi online sebagai alat yang menjembatani antara masyarakat dan pemerintah memiliki peranan penting dalam kasus ini. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keterlibatan masyarakat dalam kebijakan vaksinasi COVID-19 pada petisi online. Penelitian merupakan observasional-deskriptif dengan rancangan cross sectional. Peneliti menggunakan kuesioner online yang disebarkan kepada masyarakat di Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Diperoleh 384 sampel secara purposive sampling. Variabel bebas penelitian ini adalah variabel pada faktor sosiodemografi, sosiopsikologi dan eksternal. Variabel terikat penelitian ini adalah tindakan dalam menandatangani petisi online mengenai kebijakan vaksinasi COVID-19. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berusia 17-25 tahun, berjenis kelamin perempuan, bekerja sebagai pelajar/mahasiswa dan mayoritas tidak mempunyai atau tidak mengetahui partai politik yang mewakili aspirasinya. Selain itu didapatkan faktor sosiopsikologi pada variabel persepsi, kepercayaan dan motivasi pada kategori sedang dan faktor eksternal pada variabel hubungan individu dengan lingkungan dan pencarian informasi berada pada kategori sedang. Sebanyak 301 dari 384 responden pada keterlibatan masyarakat melakukan tindakan menandatangani petisi online mengenai kebijakan vaksinasi COVID-19 dan sebanyak 274 diantaranya ikut turut serta dalam menyebarkan petisi online mengenai kebijakan vaksinasi COVID-19. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat 2 variabel yang berpengaruh signifikan pada tindakan menanda tangani petisi online mengenai kebijakan vaksinasi COVID-19, yaitu 1 variabel partai politik pada faktor sosiodemografi dan 1 variabel pencarian informasi pada faktor eksternal. Pemerintah diharapkan dapat lebih melibatkan masyarakat dalam membuat suatu kebijakan tertentu dan diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai keterlibatan masyarakat dalam kebijakan vaksinasi COVID-19.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK S.FKM 123 - 23 Sal a
Uncontrolled Keywords: Public involvment, policy, COVID-19 vaccination, online petition
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA638 Immunity and immunization in relation to public health
R Medicine > RC Internal medicine > RC109-216 Infectious and parasitic diseases
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > S1 Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsNIM
SALVANY ZAHRANIM101811133113
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorNUZULUL KUSUMA PUTRINIDN198805032014042004
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 30 Sep 2026 01:16
Last Modified: 30 Sep 2026 01:16
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148101
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item