ANALISA PERILAKU RADIOGRAFER MENGGUNAKAN ALAT PELINDUNG DIRI DALAM PEMERIKSAAN PASIEN COVID-19 DI RADIOLOGI RSUD KERTOSONO (STUDI KASUS PADA RELAWAN COVID-19 DI RSUD KERTOSONO)

NABIR CLAUDIA TOFANI, - (2022) ANALISA PERILAKU RADIOGRAFER MENGGUNAKAN ALAT PELINDUNG DIRI DALAM PEMERIKSAAN PASIEN COVID-19 DI RADIOLOGI RSUD KERTOSONO (STUDI KASUS PADA RELAWAN COVID-19 DI RSUD KERTOSONO). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text
cover.pdf

Download (344kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (36kB)
[img] Text (full text)
151810383052.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) merupakan salah satu upaya untuk meminimalisir risiko penularan virus Covid-19 kepada tenaga kesehatan. Radiografer dapat dikatakan sebagai tenaga kesehatan yang memiliki risiko cukup tinggi tertular virus Covid-19. Jarak yang dekat antara radiografer dengan pasien Covid-19 dalam melakukan pemeriksaan radiologi menjadi salah satu penyebab dari risiko tinggi penularan virus tersebut kepada radiografer. APD level 3 wajib digunakan oleh radiografer yang bertugas menangani pasien Covid-19 dimana penggunaan APD tersebut sesuai dengan anjuran dari WHO dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. APD yang digunakan dengan baik dapat mencegah terjadinya penyebaran virus covid-19 dan dapat menekan jumlah kasus Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa perilaku radiografer dalam prosedur penggunaan APD pada saat melakukan pemeriksaan radiologi terhadap pasien Covid-19. Terdapat tujuh orang radiografer di RSUD Kertosono yang menjadi responden pada penelitian ini. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus – Oktober 2021. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak seluruh radiografer RSUD Kertosono menggunakan APD level 3 secara lengkap pada saat melakukan pemeriksaan radiologi terhadap pasien Covid-19. Hal tersebut menunjukkan bahwa radiografer RSUD Kertosono masih belum bisa menerapkan dengan baik penggunaan APD level 3 dimana dapat dilihat dari banyaknya radiografer RSUD Ketosono yang menggunakan APD tersebut secara lengkap, yaitu hanya sebesar 42,86%. Penggunaan APD yang kurang tepat dapat mengakibatkan radiografer memiliki peluang yang besar untuk tertular virus Covid-19.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 S.FV.TRP 09 - 23 Nab a
Uncontrolled Keywords: behavior, radiographer, PPE, Covid-19
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology > Including massage, exercise, occupational therapy, hydrotherapy, phototherapy, radiotherapy, thermotherapy, electrotherapy
Divisions: 15. Fakultas Vokasi > Departemen Kesehatan > D4 Teknologi Radiologi Pencitraan
Creators:
CreatorsNIM
NABIR CLAUDIA TOFANI, -NIM151810383052
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorAMILLIA KARTIKA SARI, -NIDN-
Depositing User: Indah Fatma
Date Deposited: 30 Sep 2026 02:21
Last Modified: 30 Sep 2026 02:21
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148129
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item