Trisniartami Setyaningrum (2022) Mekanisme Perbaikan Vaginal Laxity Yang Diterapi Dengan Kombinasi Laser Fraksional Erbium Yttrium Alumunium Garnet (Er:Yag) Dan Topikal Produk Metabolit Amniotic Membrane Stem Cell (Pm-Amsc). Disertasi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA,.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
011717017311 COV.pdf Download (467kB) |
|
|
Text (BAB 1)
011717017311 BAB 1.pdf Download (183kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
011717017311.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Latar belakang: Vaginal laxity sering terjadi pada wanita pasca melahirkan berulang. Terapi laser fraksional Er:YAG telah digunakan untuk terapi vaginal laxity, dengan hasil yang bergam secara subyektif, hasil terapi didapatkan dari kepuasan yang tinggi sampai tidak puas, sehingga dengan penambahan topikal PMAMSC diharapkan dapat memberikan hasil yang lebih baik. Tujuan: membuktikan adanya perbaikan vaginal laxity melalui ekspresi HSP-70, IL-1, TGF-b, VEGF, kolagen I, elastin, TIMP-1, aktivitas MMP-1, dan ketebalan mukosa vagina pada terapi laser fraksional Er:YAG kombinasi PM-AMSC pada tikus model vaginal laxity Metode: Suatu penelitian post-test only control group design, pada 36 tikus jenis Rattus norvegicus strain Wistar yang dibuntingkan dan diberikan perlakuan pada hari ke-2 pasca persalinan pervagina. Dibagi menjadi 4 kelompok, kelompok K1(diberi gel tanpa PM-AMSC, kemudian diterminasi); K2 (diberi gel tanpa PMAMSC ditunggu 21 hari kemudian diterminasi); P1 (dilakukan laser fraksional Er:YAG diberi gel tanpa PM-AMSC, ditunggu 21 hari, kemudian diterminasi); P2 (dilakukan laser fraksional Er:YAG diberi gel PM-AMSC, ditunggu 21 hari, kemudian diterminasi). Dilakukan pemeriksaan histopatologi dan imunohistokimia ekspresi ekspresi HSP-70, IL-1, TGF-b, VEGF, kolagen I, elastin, TIMP-1, aktivitas MMP-1, dan ketebalan mukosa vagina. Hasil: Terdapat perbedaan yang signifikan (p<0,05) pada ekspresi HSP-70 antar semua kelompok kecuali K2 dengan P1 (p>0,05); dan perbedaan yang signifikan (p<0,05) pada aktivitas MMP-1 kelompok K2 (5,79 ± 0,83) lebih rendah dari kelompok P1(4,44 ± 1,82) dan kelompok K1 (5,74 ± 1,03) lebih rendah dari kelompok P2 (4,24 ± 1,55); serta terdapat perbedaan signifikan pada ketebalan mukosa vagina di semua kelompok kecuali K2 dengan P1 (p>0,05). Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antar kelompok pada ekspresi IL-1, TGF- b, VEGF, kolagen I, elastin, TIMP-1. Pemberian kombinasi laser fraksional Er:YAG dan topikal PM-AMSC berpengaruh secara langsung terhadap ketebalan mukosa vagina (B=0,904; p<0,05). Terapi kombinasi laser fraksional Er:YAG dan PMAMSC meningkatkan HSP-70 (B=0,566; p<0,05) dan menurunkan aktivitas MMP- 1 (B=-0,558; p<0,05), tetapi HSP-70 dan MMP-1 tidak berpengaruh terhadap ketebalan mukosa vagina. Terapi kombinasi laser fraksional Er:YAG dan PMAMSC juga mempengaruhi TGF-b terhadap IL-1 (B=0,382; p<0,05), tetapi TGFb terhadap IL-1 tidak mempengaruhi ketebalan mukosa vagina. Kesimpulan: Ekspresi HSP-70 dan ketebalan mukosa vagina pada terapi laser fraksional Er:YAG kombinasi PM-AMSC pada tikus model vaginal laxity lebih tinggi dibandingkan terapi tunggal laser fraksional Er:YAG. Terapi kombinasi ini mempengaruhi ketebalan mukosa vagina.
| Item Type: | Thesis (Disertasi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK D.FK.05-22 Tri m | ||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Er:YAG fractional laser, AMSC-MP, vaginal laxity, vaginal mucosal thickness | ||||||||||||
| Subjects: | R Medicine > RD Surgery | ||||||||||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > S3 Ilmu Kedokteran | ||||||||||||
| Creators: |
|
||||||||||||
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Depositing User: | mat sjafi'i | ||||||||||||
| Date Deposited: | 01 Oct 2026 02:50 | ||||||||||||
| Last Modified: | 01 Oct 2026 02:50 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148195 | ||||||||||||
| Sosial Share: | |||||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


