HUBUNGAN ANTARA MUTASI GEN TP53 DENGAN DERAJAT DIFERENSIASI HISTOPATOLOGIS PADA PENDERITA ORAL SQUAMOUS CELL CARCINOMA DI RSUD DR. SOETOMO

Astari Puteri (2022) HUBUNGAN ANTARA MUTASI GEN TP53 DENGAN DERAJAT DIFERENSIASI HISTOPATOLOGIS PADA PENDERITA ORAL SQUAMOUS CELL CARCINOMA DI RSUD DR. SOETOMO. Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
011814153018_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (232kB)
[img] Text (BAB I)
011814153018_BAB I.pdf

Download (50kB)
[img] Text (FULLTEXT)
011814153018_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id

Abstract

Latar belakang: Oral squamous cell carcinoma (OSCC), merupakan keganasan yang terjadi secara spesifik pada daerah rongga mulut dengan 5 years survival rate kurang dari 50% selama 30 tahun terakhir. Status mutasi TP53 pada ekson 5 kodon 175 dan ekson 7 kodon 245 diketahui berpotensi sebagai marker diagnosis genetik untuk menentukan prognosis and prediktor respon terapi, akan tetapi hubungan dari kedua mutasi ini dengan derajat diferensiasi gambaran histopatologis pada penderita OSCC belum diketahui. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi prevalensi mutasi gen TP53 pada kedua kodon serta membuktikan hubungan mutasi tersebut dengan ekspresi p53 dan derajat diferensiasi gambaran histopatologis pada penderita OSCC di RSUD Dr. Soetomo. Metode: Sebanyak empat puluh empat sampel dilakukan pengecatan hematoxylin eosin (HE) untuk melihat derajat diferensiasi histopatologis dan pengecatan imunohistokimia (IHK) untuk melihat ekspresi p53. Deteksi mutasi pada gen TP53 ekson 5 kodon 175 dan ekson 7 kodon 245 menggunakan metode polymerase chain reaction dilanjutkan dengan Restriction fragment length polymorphism (PCR RFLP) menggunakan enzim restriksi Hha1 dan Aci1. Data yang didapatkan dianalisis menggunakan uji Mann Whitney dilanjutkan dengan analisis koefisien Eta, analisis koefisien asosiasi Cramer’s V dan analisis korelasi Spearman. Hasil: Prevalensi mutasi TP53 ekson 5 kodon 175 sebesar 43.2% (95% CI 28,3-59,0 %) dan mutasi TP53 ekson 7 kodon 245 sebesar 4.5% (95% CI 0,6-15,5%). Terdapat perbedaan signifikan ekspresi p53 pada kelompok dengan mutasi ekson 5 kodon 175 (p=0.001) dan mutasi ekson 7 kodon 245 (p=0.024) bila dibandingkan dengan kelompok yang tidak mengalami mutasi. Terdapat hubungan berkekuatan sedang yang signifikan terhadap derajat diferensiasi hostopatologis OSCC pada kelompok dengan mutasi TP53 ekson 5 kodon 175 (V=0.431; p=0.017) dan ekson 7 kodon 245 (V=0.409; p=0.025). Kesimpulan: Terdapat hubungan berkekuatan sedang yang signifikan antara status mutasi TP53 ekson 5 kodon 175 dan ekson 7 kodon 245 dengan derajat diferensiasi histopatologis pada penderita OSCC.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: T.FK.KD.03-22 Ast h
Uncontrolled Keywords: G245, Oral Squamous Cell Carcinoma, R175, RFLP, TP53
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC0254 Neoplasms. Tumors. Oncology (including Cancer)
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Magister Ilmu Kedokteran Dasar
Creators:
CreatorsNIM
Astari PuteriNIM011814153018
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorRetno HandajaniNIDN8810523419
Thesis advisorGwenny Ichsan PrabowoNIDN0029096204
Depositing User: Ika Rudianto
Date Deposited: 01 Oct 2026 03:42
Last Modified: 01 Oct 2026 03:42
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148205
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item