Fitria Ayu Khusumaningsih (2022) Pertumbuhan Bakteri Bacillus Mycoides Pada Media Kultur Dengan Penambahan Air Kelapa (Cocos Nucifera L.). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA,.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
141411131004 COV.pdf Download (642kB) |
|
|
Text (BAB 1)
141411131004 BAB 1.pdf Download (276kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
141411131004.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
"Bacillus sp. merupakan bakteri yang banyak ditemukan pada ekosistem tanah, air, sedimen tambak dan saluran pencernaan udang. Bacillus sp. diketahui memiliki kemampuan dalam mendegradasi senyawa organik unuk pertumbuhan sehingga dapat digunakan sebagai agen probiotik. Media kultur yang akan digunakan untuk menumbuhkan bakteri harus memenuhi persyaratan nutrisi yang dibutuhkan oleh suatu mikroorganisme, yaitu karbon, nitrogen, unsur non logam seperti sulfur dan fosfor, unsur logam, unsur mineral, vitamin, air, dan energi. Media susu skim adalah salah satu media yang sering digunakan untuk menumbuhkan bakteri, karena mengandung nutrisi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan bakteri. Nutrien lain yang dapat dijadikan alternatif untuk mendukung pertumbuhan bakteri yaitu molase dan air kelapa. Kandungan protein pada susu skim akan diuraikan oleh bakteri menjadi unsur nitrogen, sementara kandungan fosfat pada air kelapa akan diuraikan menjadi fosfor dan akan digunakan oleh bakteri sebagai sumber nutrisi untuk metabolisme selnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan Bacillus mycoides yang ditumbuhkan pada media kultur (susu skim dan molase) dengan penambahan air kelapa. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan yang diberikan adalah media TSB (P0/kontrol) dan penambahan air kelapa padamedia susu skim dengan dosis yang berbeda, yaitu 0% air kelapa (P1), 20% air kelapa (P2), 25% air kelapa (P3), dan 30% air kelapa (P4). Masing-masing perlakuan diulang sebanyak empat kali. Parameter yang diamati pada penelitian ini adalah jumlah pertumbuhan Bacillus mycoides Analisis data menggunakan Analisis Varian (ANOVA) dan dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan optimum Bacillus mycoides terjadi pada media kultur TSB dan peningkatan pertumbuhan Bacillus mycoides terjadi lebih cepat daripada perlakuan media kultur dengan penambahan air kelapa. Titik optimal fase eksponensial terjadi pada jam ke-48 dengan jumlah rata-rata Bacillus mycoides 29,5 x 109CFU/ml. "
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FPK.A.51-22 Fit p | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Bacillus Mycoide, Air Kelapa | |||||||||
| Subjects: | Q Science > QR Microbiology | |||||||||
| Divisions: | 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Akuakultur | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | mat sjafi'i | |||||||||
| Date Deposited: | 01 Oct 2026 06:11 | |||||||||
| Last Modified: | 01 Oct 2026 06:11 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148249 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


