COST EFFECTIVENESS ANALYSIS PADA PANDEMI INFLUENZA: A SYSTEMATIC REVIEW

VICA AULYA RIVERA (2022) COST EFFECTIVENESS ANALYSIS PADA PANDEMI INFLUENZA: A SYSTEMATIC REVIEW. Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
101714453030_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (469kB)
[img] Text (BAB I)
101714453030_BAB I.pdf

Download (30kB)
[img] Text (FULLTEXT)
101714453030_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id

Abstract

Influenza adalah penyakit saluran pernapasan akut yang disebabkan oleh virus influenza dengan bermacam-macam tipe dan subtype. Influenza sangat mudah bermutasi sehingga dapat menyebabkan pandemi. Pandemi menyebabkan lonjakan tiba-tiba jumlah orang yang membutuhkan perawatan medis dan dapat menyebabkan tingkat ketidakhadiran pekerja yang tinggi sehingga dapat mengganggu layanan penting lainnya, seperti penegakan hukum, transportasi, dan komunikasi, serta menghambat kelangsungan bisnis dan produktivitas ekonomi. Tujuan penelitian untuk menganalisis tindakan intervensi yang paling cost-effective untuk mengurangi dampak bencana pandemi influenza. Penelitian ini merupakan proses review ilmiah berbentuk systematic review. Systematic review dilakukan berdasarkan panduan Methods for the Development of NICE Public Health Guidance. Evaluasi dilakukan menggunakan PRISMA checklist. Strategi pencarian artikel menggunakan PICO framework. Data yang digunakan adalah data tersier berupa jurnal internasional. Pencarian literatur database yaitu Scopus, Science Direct, Springer, Google Scholar, dan Pubmed dengan keyword dan boolean operator (AND, OR, NOT, atau AND NOT). Hasil pencarian artikel yang masuk sebagai included studies sebanyak 9 artikel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 5 artikel membahas non-pharmaceutical intervention, 1 artikel membahas pharmaceutical intervention, dan 3 artikel membahas kombinasi dari non-pharmaceutical intervention dan pharmaceutical intervention. Komponen biaya terbesar yang dikeluarkan adalah biaya langsung medis. ICER paling rendah dari non-pharmaceutical intervention adalah USD 722.42/QALY. Untuk pharmaceutical intervention, ICER cost per case prevented paling rendah yaitu USD 796.97 – USD 1,378.85 pada pemberian antiviral. ICER cost per case prevented yang didapat kombinasi dari non-pharmaceutical intervention dan pharmaceutical intervention yaitu USD 785.78. Hal ini menunjukan bahwa non-pharmaceutical intervention merupakan alternatif intervensi yang lebih cost-effective dibandingkan dengan pharmaceutical intervention dan kombinasi non-pharmaceutical intervention dan pharmaceutical intervention. Keseluruhan artikel berisi penelitian intervensi yang dapat mengurangi dampak bencana pandemi influenza. Salah satu tindakan intervensi yang paling cost-effective untuk mengurangi dampak bencana pandemi influenza adalah non-pharmaceutical intervention. Informasi dari perbedaan dan durasi dari non-pharmaceutical intervention, pharmaceutical intervention, dan kombinasi dari kedua intervensi dapat membantu mengambil kebijakan nantinya.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: T.FKM.AKK.09-22 Vic c
Uncontrolled Keywords: influenza pandemic, economic evaluation, non-pharmaceutical intervention, pharmaceutical intervention
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA643-645 Disease (Communicable and noninfectious) and public health
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Magister Administrasi dan Kebijakan Kesehatan
Creators:
CreatorsNIM
VICA AULYA RIVERANIM101714453030
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorTHINNI NURUL ROCHMAHNIDN0011026501
Thesis advisorERNAWATYNIDN0020046605
Depositing User: Ika Rudianto
Date Deposited: 02 Oct 2026 05:47
Last Modified: 02 Oct 2026 05:47
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148265
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item