MUHAMMAD NUR QOSIM (2022) HUBUNGAN SEDENTARY LIFESTYLE DENGAN TINGKAT STRES SELAMA PANDEMI COVID-19 PADA SISWA SLTA SEDERAJAT DI KABUPATEN MADIUN. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
101811133021_HALAMAN JUDUL.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
101811133021_BAB I.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
101811133021_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Pandemi COVID-19 memberikan dampak terhadap berbagai sektor kehidupan, salah satunya yaitu terhadap kesehatan fisik dan mental. Pembatasan sosial berdampak terhadap perubahan gaya hidup dengan aktivitas fisik kurang dan durasi duduk yang lebih lama serta berkurangnya interaksi sosial sehingga dapat memicu terjadinya stres. Remaja modern saat ini seiring dengan kemajuan teknologi menjadi populasi yang memiliki aktivitas fisik yang kurang dan juga rentan stres karena merupakan masa peralihan atau transisi menuju dewasa yang memiliki berbagai masalah baik dari dalam diri maupun lingkungan sekitar, terutama pada jenjang pendidikan SMA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sedentary lifestyle dengan tingkat stres selama pandemi COVID-19 pada siswa SLTA Sederajat di Kabupaten Madiun. Penelitian ini menggunakan rancangan kuantitatif observasional analitik dengan desain cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 247 orang, yang diambil dengan beberapa tahapan menggunakan teknik multiple stage cluster sampling, sehingga didapatkan lokasi penelitian yaitu SMAN 1 Dolopo, SMAN 1 Pilangkenceng, SMA Kyai Ageng Basyariah dan SMK PGRI 1 Mejayan. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner tingkat stres dan sedentary lifestyle. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji statistik Prevalence Ratio dan uji statistik Paired Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan sebesar 79,8% siswa mengalami stres dalam kategori sedang. Terdapat hubungan yang signifikan antara sedentary lifestyle dengan tingkat stres (p=0,007). Siswa dengan dengan sedentary lifestyle tinggi berisiko 1,560 kali lebih besar mengalami stres dibandingkan siswa dengan sedentary lifestyle rendah. Terdapat perbedaan yang signifikan antara sedentary lifestyle sebelum pandemi COVID-19 dengan sedentary lifestyle selama pandemi COVID-19 (t-test=0,036). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara sedentary lifestyle dengan tingkat stres selama pandemi COVID-19. Sebaiknya perlu dilakukan edukasi terkait pentingnya aktivitas fisik dan mengurangi sedentary lifestyle dan menyediakan layanan konseling siswa sebagai upaya pencegahan terjadinya stres.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FKM 129 - 23 Muh h | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | stress, sedentary lifestyle, students, COVID-19 pandemi | ||||||
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology > BF511-593 Emotion, Feeling, Affection R Medicine > RC Internal medicine > RC109-216 Infectious and parasitic diseases |
||||||
| Divisions: | 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > S1 Kesehatan Masyarakat | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Sulistiorini | ||||||
| Date Deposited: | 02 Oct 2026 01:42 | ||||||
| Last Modified: | 02 Oct 2026 01:42 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148296 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


