Sri Purwaningsih, - and Achmad Basori, - (2003) Identifikasi Efek Depresan S.S.P, Efek Antiseizure, Mekanisme Antiseizure, Serta Efek Neurotoksisitas Dari Ekstrak Fraxinus Griffithii Clarke (Pohon Orang Aring). Other thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (RINGKASAN)
RINGKASAN.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
dr. Sri Purwaningsih & Dr. Achmad Basori, M.S..pdf Restricted to Registered users only Download (5MB) | Request a copy |
Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi efek depresan SSP, efek antiseizure, mekanisme antiseizure, dan efek neurotoksisitas dari ekstrak Fraxinus Griffithii Clarke (FGC).Skrining farmakodinamik menunjukkan bahwa ekstrak FGC 1500 mg/kgBB, 2000 mg/kgBB, dan 2500 mg/kgBB yang diberikan secara p.o. menyebabkan efek sedasi ringan, menurunkan aktivitas lokomotor, tidak menyebabkan gangguan koordinasi motorik, tidak menyebabkan paralisa otot bergaris, dan tidak mempunyai efek hipnogenik. Hal ini membuktikan bahwa ekstrak FGC mempunyai aktivitas terhadap SSP sebagai depresan SSP. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk meneliti profil depresan SSP dari ekstrak FGC. Ekstrak FGC pada dosis 1500 mg/kgBB, 2000 mg/kgBB, dan 2500 mg/kgBB yang diberikan secara p.o. mengadakan potensiasi terhadap waktu tidur Barbiturat pada binatang percobaan dan efek ini sesuai dengan peningkatan dosis. Penemuan ini menunjukkan adanya suatu kemungkinan kuat bahwa ekstrak FGC mempunyai aktivitas terhadap SSP sebagai depresan SSP. Studi lebih lanjut dengan menggunakan activity cage membuktikan bahwa ekstrak FGC 1500 mg/kgBB, 2000 mg/kgBB, dan 2500 mg/kgBB yang diberikan secara p.o. mempunyai efek menurunkan aktivitas lokomotor spontan pada binatang percobaan. Analisa regresi linier menunjukkan adanya korelasi linier antara dosis dengan efek. Hal ini memperkuat pembuktian bahwa ekstrak FGC mempunyai aktivitas farmakodinamik sebagai depresan SSP. Pengamatan perilaku binatang percobaan selama pemantauan aktivitas lokomotor menunjukkan bahwa ekstrak FGC menekan respon binatang percobaan terhadap stimulus eksternal dan aktivitas motorik, menurunkan kewaspadaan, dan menyebabkan sedasi ringan. Selanjutnya melalui uji tonisitas otot bergaris membuktikan bahwa ekstrak FGC pada dosis 1500 mg/kgBB, 2000 mg/kgBB, dan 2500 mg/kgBB yang diberikan secara p.o. tidak menyebabkan paralisa otot bergaris. Hal ini membuktikan bahwa titik tangkap kerja utama dari ekstrak FGC sebagai depresan SSP adalah di otak. Penapisan efek antiseizure membuktikan bahwa Ligustrosid mempunyai efek menaikkan nilai ambang seizure (seizure threshold) pada binatang epilepsi yang dirangsang oleh Metrazol CD 90 secara i.p. (ED 50 anti Metrazol: 1077.85 mg/kgBB p.o.) dan tidak mempunyai efek mencegah terjadinya ekstensi kaki belakang (tonic hind leg extension) pada binatang epilepsi yang dirangsang oleh MES. Kemampuan ekstrak FGC menaikkan nilai ambang kejang akibat rangsangan Metrazol membuktikan bahwa ekstrak FGC mempunyai efek antiseizure melalui peningkatan efek inhibisi GABA-ergic (GABA-facilitated inhibition) di SSP. Uji neurotoksisitas lebih lanjut membuktikan bahwa ekstrak FGC sampai dosis 7000 mg/kgBB p.o. tidak menyebabkan binatang percobaan jatuh pada uji dengan menggunakan rotarod.
| Item Type: | Thesis (Other) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Ekstrak FGC, Aktivitas depresan SSP, Efek antiseizure | ||||||
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine | ||||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Depositing User: | Fahimatun Nafisa Nafisa | ||||||
| Date Deposited: | 02 Oct 2026 02:03 | ||||||
| Last Modified: | 02 Oct 2026 02:03 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148302 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


