Sri Mulyati, - and Imam Mustofa, - and Tjuk Imam Restiadi, - (2003) Uji Potensi Kontraseptif Bahan Bioaktif Antibodi Anti Zona Pelusida- 3 Kambing (gZP3) Pada Fertilisasiin Vitro. Other thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (RINKASAN)
RINGKASAN.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
drh. Sri Mulyati, M.Kes., drh. Imam Mustofa., M.Kes. & drh. Tjuk Imam R., M.Si..pdf Restricted to Registered users only Download (5MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian tentang vaksin kontrasepsi dilakukan dalam rangka menutup efek samping yang terjadi pada penggunaan metode kontrasepsi konvensional. Pada beberapa penelitian imunisasi hewan coba dengan sediaan zona pelusida murni dapat secara efektif menekan fertilitas. Penelitian sebelumnya di laboratorium kami menunjukkan bahwa imunisasi mencit (Mus musculus) dengan 40 µg zona pelusida 3 kambing (goat zona pellucida 3, gZP3) menghasilkan kegagalan kebuntingan pada seluruh hewan coba. Hal ini diduga karena antibodi gZP3, sebagai respon imun terhadap glycoprotein gZP3 menyebabkan hambatan pengeblokan interaksi sel spermatozoa dengan oosit. Zona pelusida merupakan lapisan matrik glycoprotein yang menyelimuti sel telur. Zona pelusida kambing mempunyai ketebalan 16,80 ± 0,62 µm, membentang menyelimuti sel telur dengan diameter 174,74 ± 8,41 µm. Identifikasi gZP3 dengan Sodium dodecyl sulphate - poly acrylamide gel electrophoresis (SDS-PAGE) menemukan bahwa massa molekul relatif (Mr) gZP3 sekitar 80 kDa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan antibodi gZP3 yang disuplementasikan ke dalam medium maturasi oosit dan antigen glycoprotein gZP3 yang disuplementasikan ke dalam media kapasitasi spermatozoa terhadap terjadinya fertilisasi in vitro berdasarkan terbentuknya embrio stadium cleavage. Antibodi anti gZP3 dibuat dengan cara imunisasi mencit (Mus musculus) betina dengan 0,1 µl suspensi yang mengandung 40 µg gZP3 dalam complete Freund adjuvant (CFA) dengan perbandingan 1 : 1. Penyuntikan booster dilakukan dua kali dengan interval sebelas hari dengan dosis sama dalam incomplete Freund adjuvant (IFA) (1 : 1). Pengambilan darah untuk peneraan titer antibodi dengan teknik Elisa, dilakukan pada hari ketujuh setelah penyuntikan booster yang terakhir. Sampel penelitian ini adalah 120 buah komplek oosit kumulus sapi dibagi secara acak menjadi tiga kelompok. Kelompok kontrol, maturasi oosit menggunakan media Tissue Culture Medium-199 (TCM-199) dengan suplemen foetal calf serum (FCS) dan kapasitasi spermatozoa menggunakan media Earle's Balanced Salt Solution (EBSS). Kelompok kedua, maturasi oosit menggunakan media TCM-199 dengan suplemen 10% serum mencit yang diimunisasi dengan 40 µg gZP3; dan kapasitasi spermatozoa dilakukan seperti pada kelompok kontrol. Kelompok ketiga maturasi oosit dilakukan seperti pada kelompok kontrol namun pada media kapasitasi spermatozoa ditambahkan 10% glycoprotein gZP3 sebagai antigen. Angka cleavage diperiksa 48 jam setelah fertilisasi in vitro. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa titer antibodi pada mencit yang diimunisasi dengan 40 µg gZP3 menghasilkan angka optical density yang lebih tinggi (p<0,05) dibandingkan kontrol. Penambahan 10% serum dari mencit (Mus musculus) yang mengandung antibodi gZP3 menghasilkan angka cleavage sebesar 45,55% (41/90) lebih rendah (p<0,05) dibandingkan kelompok kontrol yaitu sebesar 60% (12/20). Penambahan gZP3 10% dalam media kapasitasi spermatozoa sapi menghasilkan angka cleavage hanya sebesar 7,69% (1/13) jauh lebih rendah (p<0,05) dibandingkan angka cleavage kelompok kontrol. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa antibodi gZP3 maupun antigen gZP3 dapat menurunkan angka cleavage pada fertilisasi in vitro sapi.
| Item Type: | Thesis (Other) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kontraseptif, Bahan Bioaktif Antibodi, Anti Zona Pelusida- 3, Kambing | ||||||||
| Subjects: | S Agriculture > SF Animal culture > SF380-388 Goats | ||||||||
| Divisions: | 06. Fakultas Kedokteran Hewan > S2 Biologi Reproduksi | ||||||||
| Creators: |
|
||||||||
| Depositing User: | Fahimatun Nafisa Nafisa | ||||||||
| Date Deposited: | 05 Oct 2026 03:46 | ||||||||
| Last Modified: | 05 Oct 2026 03:46 | ||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148519 | ||||||||
| Sosial Share: | |||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


