Upaya Hukum Tuntutan Inkorting Terhadap Akta Wasiat Yang Tidak Memenuhi Asas Publisitas

Emilda Aisyafuri, S.H. (2022) Upaya Hukum Tuntutan Inkorting Terhadap Akta Wasiat Yang Tidak Memenuhi Asas Publisitas. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA,.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
031924253057 BAB 1.pdf

Download (890kB)
[img] Text (BAB 1)
031924253057 COV.pdf

Download (1MB)
[img] Text (FULLTEXT)
031924253057.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

Wasiat ialah suatu akta yang memuat pernyataan seorang tentang apa yang dikehendakinya akan terjadi setelah ia meninggal dunia, dan yang olehnya dapat dicabut kembali Pasal 875 BW. Seorang legitimaris berhak menuntut atau melepaskan legitime portienya tanpa bersama-sama dengan ahli waris legitimaris lainnya. Ahli waris dapat mengajukan tuntutan apabila terdapat ketetapan yang melanggar bagian mutlaknya. Dengan melakukan pengurangan terhadap bagian yang dilanggar tersebut. Pembuatan akta wasiat seseorang harus datang ke Notaris, serta harus memperhatikan ketentuan-ketentuan agar wasiat yang dibuat dapat berlaku sah sebagai akta otentik berdasarkan Pasal 938-939 BW. Dalam praktiknya masih banyak Notaris yang tidak memenuhi kewajiban sebagaimana dimaksud dalam Pasal 16 ayat (1) huruf j UUJN hal ini terlihat berdasarkan data laporan bulanan yang masuk ke dalam online sistem. Terkait hal tersebut apakah tuntutan inkorting dapat dilakukan apabila wasiat tersebut tidak didaftarkan. Rumusan masalah yang dikaji dalam penelitian ini adalah Kekuatan akta wasiat yang tidak memenuhi asas publisitas dan tuntutan inkorting terhadap wasiat yang tidak memenuhi asas publisitas. Tesis ini merupakan penelitian hukum dengan menggunakan pendekatan pendekatan Perundang-Undangan (statute approach) Pendekatan Konsep (conceptual approach) Studi Kasus (case study). Hasil penelitian menunjukkan bahwa akta wasiat yang tidak didaftarkan aktanya akan tetap sah, namun menjadi tidak mengikat pihak ketiga atau ahli waris karena akta wasiat yang tidak didaftarkan tidak akan terdeteksi oleh Kementerian Ditjen AHU. Akta wasiat tidak didaftarkan sesuai jangka waktu yang ditentukan masih dapat dan wajib dilakukan pendaftaran agar wasiat tersebut mempunyai kepastian hukum bagi pihak-pihak terkait. Terhadap akta wasiat yang tidak memenuhi asas publisitas atau tidak mengikat para pihak tidak dapat dilakukan inkorting karena tidak dapat diketahui mengenai terlanggar atau tidaknya bagian

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK-2 T.FH.K.52/22 Emi u
Uncontrolled Keywords: "Akta Wasiat, Asas Publisitas, Tuntutan Inkorting "
Subjects: K Law > KB Religious law in general > KB1-4855 Religious law in general. Comparative religious law. Jurisprudence > KB400-4855 Interdisciplinary discussion of subjects > KB479 Private law (General)
K Law > KB Religious law in general > KB1-4855 Religious law in general. Comparative religious law. Jurisprudence > KB400-4855 Interdisciplinary discussion of subjects > KB632-636.2 Inheritance and succession
Divisions: 03. Fakultas Hukum > Magister Kenotariatan
Creators:
CreatorsNIM
Emilda Aisyafuri, S.H.031924253057
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorSOELISTYOWATI197111131997022001
Thesis advisorERNI AGUSTIN198308102006042001
Depositing User: mat sjafi'i
Date Deposited: 05 Oct 2026 08:21
Last Modified: 05 Oct 2026 08:21
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148597
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item