NUR SAHILA (2022) EVALUASI PROGRAM INTERVENSI PENURUNAN STUNTING MENGGUNAKAN PENDEKATAN CONTEXT, INPUT, PROCESS, PRODUCT (Studi Kasus Program Pelatihan Komunikasi Antar Pribadi di Surabaya). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
101811133159_HALAMAN JUDUL.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
101811133159_BAB I.pdf Download (731kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
101811133159_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (16MB) | Request a copy |
Abstract
Stunting adalah kondisi anak memiliki tinggi badan tidak sesuai dengan usianya akibat dari masalah gizi kronis. Surabaya memiliki angka stunting sebesar 28,9% di tahun 2021. Kementerian Kesehatan RI dan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga menyusun program untuk mengurangi angka stunting di Surabaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Mengevaluasi program “Penguatan Sistem Kesehatan Nasional (SKN) melalui Pelaksanaan Komunikasi Antar Pribadi (KAP) dan Implementasi Perubahan Perilaku Dalam Pencegahan Stunting” menggunakan pendekatan Context, Input, Process, dan Product. Desain penelitian ini yaitu deskriptif observasional. Pengambilan data menggunakan metode indepth dan analisis dokumen pelaksanaan program. Data dianalisis secara deskriptif dan dibandingkan dengan Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2022 tentang Percepatan Penurunan Stunting dan Pedoman Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku dalam rangka percepatan pencegahan stunting di Indonesia. Data dianalisis menggunakan Wilcoxon Signed-Rank Test untuk melihat perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah orientasi. Hasil evaluasi Context, Input, Process, dan Product menunjukkan program telah terlaksana dengan baik. Matriks pelaksanaan program menunjukkan pendampingan yang dilakukan telah terlaksana dan menghasilkan kebijakan lokal pada Peraturan Walikota No. 79 tahun 2022 tentang Percepatan Penurunan Stunting di Kota Surabaya, draft Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku di Surabaya, dan terlaksananya orientasi KAP serta peningkatan pengetahuan tenaga kesehatan Puskesmas dan kader Posyandu setelah mengikuti orientasi KAP. Meski begitu, terdapat beberapa hambatan dalam pelaksanaannya. Kesimpulan penelitian ini adalah berdasarkan evaluasi context, input, process, dan product, program secara umum telah berjalan dengan baik dengan beberapa kendala pada prosesnya. Dinas Kesehatan perlu menyusun rencana tindak lanjut dan memberikan sosialisasi terkait regulasi baru kepada Organisasi Perangkat Daerah maupun lintas sektor untuk bersama-sama menurunkan angka stunting.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FKM 137 - 23 Nur e | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Interpersonal Communication, Policy, Health Workers, Cadre | ||||||
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA773-788 Personal health and hygiene | ||||||
| Divisions: | 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > S1 Kesehatan Masyarakat | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Sulistiorini | ||||||
| Date Deposited: | 06 Oct 2026 01:04 | ||||||
| Last Modified: | 06 Oct 2026 01:04 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148617 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


