TIAR SONDANG ULI SIHOTANG (2022) PERBANDINGAN DOSIS PARACETAMOL DAN IBUPROFEN UNTUK MENGHAMBAT PEMBENTUKAN BIOFILM BAKTERI PSEUDOMONAS AERUGINOSA. Other thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
011828226303_HALAMAN JUDUL.pdf Download (783kB) |
|
|
Text (BAB I)
011828226303_BAB I.pdf Download (321kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
011828226303_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Beberapa antimikrobial tidak efektif untuk terapi bakteri Multiple drug resistance dan yang membentuk biofilm sehingga strategi mencari alternatif terapi mulai dikembangkan. Sekarang dikembangkan obat antivirulensi dengan target pada faktor virulensi dan beberapa strategi fokus pada regulasi produk virulensi melalui hambatan komunikasi sel ke sel yang disebut quorum sensing. Dengan menghambat quorum sensing secara tidak langsung menghambat pembentukan biofilm. Paracetamol dan ibuprofen sebagai obat non antibiotik yang mempunyai potensi sebagai penghambat pembentukan biofilm. Pada penelitian in dilakukan uji membandingkan paparan dosis paracetamol dan ibuprofen untuk menghambat pembentukan biofilm isolat klinis tersimpan Pseudomonas aeruginosa. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian true eksperimental menggunakan isolat klinis tersimpan Pseudomonas aeruginosa. Paparan paracetamol dosis 125mg, 250mg, 500mg, 1000mg, dan ibuprofen dosis 200mg, 400mg, 600mg,800mg. Selanjutnya diamati penurunan nilai optical density sebagai penghambatan terbentuknya biofilm dan lakukan uji statistik. Hasil: Hasil penelitian didapatkan paracetamol dan ibuprofen mampu menghambat pembentukan biofilm. Dosis paracetamol 1000mg mampu menghambat pembentukan biofilm Pseudomonas aeruginosa hingga 68,15%. Dosis ibuprofen 800mg mampu menghambat hingga 49,13%. Hasil uji statistik perbandingan dosis yang mampu menghambat, paracetamol dan ibuprofen menunjukkan perbedaan yang bermakna untuk semua dosis, kecuali ibuprofen dosis 600mg dan 800mg tidak didapatkan berbedaan bermakna dengan nilai p=0,422. Kesimpulan: Paracetamol dan ibuprofen mampu menghambat pembentukan biofilm bakteri Pseudomonas aeruginosa dengan aktivitas concentration-dependent melalui uji pengukuran nilai optical density menggunakan ELISA reader. Uji statistik memperlihatkan perbedaan bermakna untuk semua dosis paparan kecuali ibuprofen dengan dosis 600mg dan 800mg.
| Item Type: | Thesis (Other) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK Sp.FK.MK 05 - 23 Tia p | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Biofilm, paracetamol, ibuprofen, Pseudomonas aeruginosa | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology > RM300-666 Drugs and their actions | |||||||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > Mikrobiologi Klinik | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Sulistiorini | |||||||||
| Date Deposited: | 06 Oct 2026 04:08 | |||||||||
| Last Modified: | 06 Oct 2026 04:08 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148677 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


