Pengaruh Lama Pemanasan Resin Akrilik Heat Cured Jenis Cross Linked Terhadap Porositas Jumlah Monomer Sisa Dan Kekuatan Trasversa

Intan Nirwana, - and Endanus harijanto, - and Elly Munadziroh, - (2000) Pengaruh Lama Pemanasan Resin Akrilik Heat Cured Jenis Cross Linked Terhadap Porositas Jumlah Monomer Sisa Dan Kekuatan Trasversa. Other thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (RINGKASAN)
RINGAKASA.pdf

Download (1MB)
[img] Text (FULLTEXT)
Intan Nirwana, Endanus Harijanto dan Elly Munadziroh.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/wplib/

Abstract

Resin akrilik adalah bahan yang paling sering digunakan untuk pembuatan geligi tiruan, tetapi masih mempunyai kekurangan yaitu porositas (Combe 1992, Anusavice 1996). Resin akrilik dan proses kuringnya telah dimodifikasi tidak hanya untuk memperbaiki sifat fisik dan mekanik tetapi juga memperpendek waktu kerja. Macam-macam cara aktivasi untuk polimerisasi telah digunakan, misalnya pemanasan air, gelombang elektromagnetik dan sinar tampak. Proses kuring untuk resin akrilik yang digunakan sehari-hari adalah secara konvensional yaitu pemanasan air, tetapi tanpa curing unit dan masih sering timbul porositas dalam akrilik. Melani (1981) mengatakan bahwa untuk mencegah porositas, proses kuring dilakukan selama 90 menit pada 70°C dan 30 menit pada 100°C. Akhir-akhir ini berkembang rapid heat cured, dan hanya memerlukan 20 menit polimerisasi pada 100°C, tetapi tidak ada informasi tentang porositas, kandungan monomer sisa dan kekuatan transversa pada brosur. Combe (1992) mengatakan bahwa resin akrilik tidak dapat dilakukan proses kuring langsung pada 100°C, sebab jika panas yang terlalu tinggi (polimerisasi mendadak) menyebabkan penguapan monomer dan terjadi gaseous porosity pada akrilik. Jika temperatur pemanasan terlalu rendah dan dalam waktu yang singkat maka jumlah monomer sisa tinggi dan akan mengiritasi mukosa mulut (Ali dkk. 1986) dan monomer sisa bertindak sebagai plasticizer, sehingga akrilik lunak dan fleksibel dan kekuatan transversa akan menurun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lama pemanasan akrilik terhadap porositas, jumlah monomer sisa dan kekuatan transversa. Sampel berupa lempeng akrilik dengan ukuran panjang 65 mm, lebar 10 mm dan tebal 2,5 mm, jumlah sampel masing-masing kelompok adalah 10. Terdapat 4 kelompok yaitu kelompok 1: pemanasan selama 10 menit, kelompok 2: pemanasan selama 20 menit, kelompok 3: pemanasan selama 30 menit, kelompok 4: pemanasan selama 40 menit. Semua kelompok dipanaskan pada 100°C. Pengukuran porositas dilakukan dengan menggunakan Automatic Densimeter, kandungan monomer sisa dengan menggunakan kromatografi gas dan kekuatan transversa dengan menggunakan Autograph. Hasil perhitungan statistik dengan menggunakan Anava satu arah menunjukkan tidak ada perbedaan yang bermakna terhadap porositas dan kekuatan transversa antar kelompok (p>0,05), dalam hal ini berarti resin akrilik dengan pemanasan sampai 40 menit mempunyai persentase dan kekuatan yang sama, tetapi menunjukkan perbedaan yang bermakna pada jumlah kandungan monomer sisa (p<0,05), hal ini berarti bahwa makin lama pemanasan, jumlah kandungan monomer sisa makin berkurang dan rerata jumlah kandungan monomer sisa adalah 5,4%; 1,9%; 0,9%; 0,8%. Menurut Combe (1992), Vallittu (1995), dan Anusavice (1996), jumlah monomer sisa pada resin akrilik heat cured adalah 0,2%–0,5%. Dengan demikian resin akrilik harus dilakukan pemanasan selama lebih dari 40 menit pada suhu 100°C untuk meminimalkan jumlah monomer sisa.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Resin Akrilik Heat Cured, Dental Material
Subjects: R Medicine > RK Dentistry > RK1-715 Dentistry
Divisions: 02. Fakultas Kedokteran Gigi > Dental Material
Creators:
CreatorsNIM
Intan Nirwana, --
Endanus harijanto, --
Elly Munadziroh, --
Depositing User: Fahimatun Nafisa Nafisa
Date Deposited: 06 Oct 2026 04:04
Last Modified: 06 Oct 2026 04:04
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148679
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item