Pemanfaatan Metode Pemantulan Internal Total Untuk Pengukuran Indeks Bias Jaringan Biologi

Trisnaningsih, - and Retna Apsari, - (2003) Pemanfaatan Metode Pemantulan Internal Total Untuk Pengukuran Indeks Bias Jaringan Biologi. Other thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (RINGKASAN)
RINGKASAN.pdf

Download (1MB)
[img] Text (FULLTEXT)
Ir. Trisnaningsih, M.Eng.Sc. & Dra. Retna Apsari, M.Si.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/wplib/

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menjawab rumusan permasalahan (1) apakah komponen-komponen optik yang ada di Laboratorium Optik dan Aplikasi Laser Jurusan Fisika Universitas Airlangga mampu digunakan untuk mengukur indeks bias jaringan biologi dengan menggunakan metode pemantulan internal total? (2) berapakah tingkat ketelitian nilai indeks bias jaringan biologi yang terukur dengan menggunakan sistem alat tersebut? (3) apakah hasil pengukuran indeks bias jaringan biologi dengan metode ini sesuai dengan penelitian terdahulu? Tujuan dari penelitian ini adalah (1) membuat sistem pengukur indeks bias dengan prinsip metode pemantulan internal total dengan komponen-komponen optik (2) mengukur indeks bias jaringan-jaringan biologi (air, darah manusia, cairan putih telur, dan putih telur beku). Indeks bias jaringan biologi dapat diukur menggunakan metode pemantulan internal total. Metode ini berawal dari Hukum Snellius tentang pemantulan dan pembiasan cahaya. Pada penelitian ini bertujuan menyusun komponen-komponen optik yang ada untuk digunakan dalam mengukur indeks bias jaringan biologi, mengetahui tingkat ketelitiannya dan membandingkannya dengan data dari peneliti sebelumnya. Secara teori, intensitas sinar laser He-Ne masuk lensa semisilindris pada bagian lengkungnya dan berinteraksi pada permukaan datarnya dengan sampel, kemudian memantulkan kembali dengan sudut pantul sama dengan sudut kritis. Indeks bias jaringan biologi dapat diketahui setelah sudut kritis ditentukan. Sampel yang digunakan adalah putih telur cair, darah manusia, dan putih telur koagulan. Sampel tersebut dibuat dalam bentuk preparat dan ditentukan sudut kritisnya. Dari hasil pengukuran indeks bias diketahui sebesar (1.35 ± 0.02), (1.39 ± 0.02) dan (1.38 ± 0.02) berturut-turut putih telur cair, darah manusia dan putih telur koagulan dengan tingkat ketelitian 0.02. Hasil analisis statistik menggunakan uji t pada program SPSS dengan tingkat kepercayaan 95% menyimpulkan bahwa hasil penelitian masih sesuai dengan data penelitian sebelumnya. Namun begitu penelitian ini perlu ditingkatkan dengan perancangan sistem secara komputerisasi yang terintegrasi dengan sistem mekanik otomatis dan pencarian komponen-komponen optik tanpa cacat optik.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Indeks Bias Jaringan Biologi, Pemantulan Internal Total, Sudut Kritis
Subjects: Q Science > QC Physics > QC1-999 Physics
Divisions: 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Fisika
Creators:
CreatorsNIM
Trisnaningsih, --
Retna Apsari, --
Depositing User: Fahimatun Nafisa Nafisa
Date Deposited: 06 Oct 2026 07:00
Last Modified: 06 Oct 2026 07:00
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148707
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item