Akibat Hukum Putusnya Perkawinan Orang Tua Angkat Terhadap Hak Asuh Anak Angkat Berdasarkan Putusan Pengadilan

Arina Bhuana Sari, S.H. (2022) Akibat Hukum Putusnya Perkawinan Orang Tua Angkat Terhadap Hak Asuh Anak Angkat Berdasarkan Putusan Pengadilan. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA,.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
032014253042 cov.pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB 1)
032014253042 bab.pdf

Download (335kB)
[img] Text (FULLTEXT)
032014253042.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

Perkawinan ialah ikatan lahir batin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketentuan Yang Maha Esa. Adanya perkawinan bertujuan untuk melahirkan keturunan untuk meneruskan garis keluarga, namun tidak semua keluarga memiliki kesempatan untuk memiliki anak. Di Indonesia memberikan pilihan pengangkatan anak melalui Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2007 Tentang Pelaksanaan Pengangkatan Anak, dalam peraturan tersebut pengangkatan anak hanya diberikan kepada calon orang tua angkat yang berada di dalam perkawinan, namun nyatanya ada perkawinan orang tua angkat yang berakhir karena perceraian sehingga terjadi ketidak pastian kepada hak asuh anak angkat yang orang tua angkatnya bercerai. Penelitian ini mengambil dua rumusan masalah yaitu yang pertama perceraian orang tua angkat dan akibat hukumnya, yang kedua hak asuh anak angkat akibat perceraian orang tua angkatnya. Tesis ini menggunakan metode penelitian dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan konsep (conseptual approach), dan pendekatan kasus (case approach), penelitian ini juga menggunakan bahan hukum primer dan sekunder. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa yang pertama jika terjadi percerain antara orang tua angkat tidak membatalkan pengangkatan anak, anak angkat tetap memiliki hak untuk mendapatkan pengasuhan dan pendidikan yang layak dari orang tuangkatnya, dan yang kedua hak asuh pada anak angkat akan diberikan kepada ayah atau ibu yang dipandang mampu mengasuh anak angkat dalam arti ayah atau ibu berkecukupan secara finansial dan mampu merawat anak agar tumbuh dan berkembang dengan baik.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK-2 T.FH.K.65/22 Ari a
Uncontrolled Keywords: Hak Asuh, Anak Angkat, Perceraian
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence
K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K623-968 Civil law > K625-709 Persons > K670-709 Domestic relations. Family law
Divisions: 03. Fakultas Hukum > Magister Ilmu Hukum
Creators:
CreatorsNIM
Arina Bhuana Sari, S.H.032014253042
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorSOELISTYOWATI197111131997022001
Thesis advisorINDIRA RETNO ARYATI198003202005012002
Depositing User: mat sjafi'i
Date Deposited: 06 Oct 2026 07:58
Last Modified: 06 Oct 2026 07:58
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148718
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item