W. Angan Indrawan (2022) Profil Darah Dan Derajat Infestasi Ektoparasit Pada Lobster (Panulirus Sp.) Di Keramba Jaring Apung Di Perairan Laut Prigi, Trenggalek, Jawa Timur. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA,.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
141811133166 COV.pdf Download (3MB) |
|
|
Text (BAB 1)
141811133166 BAB.pdf Download (147kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
141811133166.pdf Restricted to Registered users only Download (6MB) | Request a copy |
Abstract
"Lobster merupakan komoditas perikanan laut yang penting, baik secara nasional maupun internasional. Lobster merupakan Sumber Daya Hayati popular yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Keberhasilan budidaya lobster terkait dengan keadaan lingkungan pemeliharaan. Kualitas air merupakan pemegang peran penting dalam budidaya lobster, Disamping itu kualitas air yang buruk juga merupakan habitat yang sesuai untuk ektoparasit. Ektoparasit yang sering ditemui di lingkungan budidaya lobster adalah Octolasmis sp., Vorticella sp. dan Epistylis sp. Kualitas air dan derajat infestasi dapat menyebabkan peningkatan tingkat stress yang dapat mengganggu proses budidaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil darah lobster dan derajat infestasi ektoparasit pada budidaya lobster di keramba jaring apung di Perairan Laut Prigi, Trenggalek, Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan metode survey. Sampel diambil dari Perairan Laut Prigi, Trenggalek, Jawa Timur sejumlah 35 ekor lobster dari total populasi dengan stadia dewasa untuk diperiksa profil darah dan derajat infestasi yang dilakukan di Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga. Parameter dalam penelitian ini adalah profil darah dan derajat infestasi ektoparasit. Analisa data dalam hasil penelitian ini diolah menggunakan SPSS (Statistical Product and Service Solutions) dalam versi 25 dengan uji statistik Independent Sample T-Test. Hasil penelitian ini menunjukan terdapat perbedaan yang sangat nyata antara profil darah lobster normal dan lobster yang terinfestasi ektoparasit (p<0.01). Ektoparasit yang ditemukan dalam penelitian ini adalah Octolasmis sp. dengan ratarata infestasi sebanyak 1-4 individu per-ekornya ditemukan sejumlah 10 ekor lobster yang positif terinfestasi ektoparasit yang dilakukan pemeriksaan menggunakan metode natif, sedangkan pada genus protozoa seperti Vorticella sp. dan Epystilis sp. tidak ditemukan menginfestasi lobster pada penelitian ini. Hasil penelitian juga menunjukan THC pada lobster yang terinfestasi ektoparasit lebih tinggi daripada lobster normal, namun dalam rentang yang tidak jauh. Pada DHC juga mengalami perbedaan, namun dalam rentang yang sedikit juga. Proful darah dapat berpengaruh karena terdapat peningkatan stress yang diakibatkan oleh infestasi ektoparasit dan kualitas air, karena hemolim merupakan pertahanan seluler pada krustasea."
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FPK.A.62-22 W p | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Lobster, Darah, Jaring Apung | |||||||||
| Subjects: | S Agriculture > SF Animal culture > SF411-459 Pets S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH20.3-191 Aquaculture > SH151-179 Fish culture S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH20.3-191 Aquaculture > SH151-179 Fish culture > SH171-179 Diseases and adverse factors |
|||||||||
| Divisions: | 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Akuakultur | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | mat sjafi'i | |||||||||
| Date Deposited: | 07 Oct 2026 01:06 | |||||||||
| Last Modified: | 07 Oct 2026 01:06 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148734 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


