Pengaruh Pemberian Eritropoietin Terhadap Ekspresi mRNA Reseptor Melanokortin-4 (MC4R) Pada Dorsal Striatum Mencit Stroke Hemoragik

Indira Milenia Syafitri, - (2022) Pengaruh Pemberian Eritropoietin Terhadap Ekspresi mRNA Reseptor Melanokortin-4 (MC4R) Pada Dorsal Striatum Mencit Stroke Hemoragik. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text
COVER.pdf

Download (397kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (54kB)
[img] Text (FULL TEXT)
051811133003.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

Stroke hemoragik menjadi penyebab kematian nomor dua dan disabilitas nomor tiga di dunia. Stroke hemoragik disebabkan karena pecahnya pembuluh darah kecil atau besar pada otak sehingga menyebakan cedera pada neuron melalui senyawa-senyawa yang bersifat toksik serta radikal bebas. Salah satu bagian pada otak yang bertanggung jawab pada fungsi sensorik dan motorik yakni dorsal dtriatum. Pada area ini terdapat ?-msh yang diproyeksikan oleh neuron POMC pada hipotalamus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek dari pemberian rHuEPO pada fungsi motorik dan sensorik serta ekspresi mRNA reseptor melanokortin-4 (MC4R) pada dorsal striatum mencit stroke hemoragik. Mencit jantan ddY dibagi menjadi lima kelompok yakni kelompok sham, kelompok stroke, dan beberapa kelompok dengan perlakuan rHuEPO. Stroke hemoragik diinduksi dengan 25 µL autologous whole blood secara i.c.v. Pemberian rHuEPO diberikan melalui intraperitoneal selama 7 hari, dimulai pada 2 jam setelah induksi stroke dengan dosis 1.000; 5.000; dan 10.000 IU/kg. Fungsi motorik mencit diukur dengan metode ladder rung walking test sedangkan fungsi sensorik mencit diukur dengan adhesive removal tape test pada sehari sebelum dan hari ke-1, 3, 7, dan 14 setelah induksi stroke. Kadar ekspresi mRNA MC4R diukur pada hari ke-14 menggunakan RT-PCR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa induksi stroke secara signifikan menurunkan fungsi motorik pada mencit sejak hari pertama. Meski demikian, fungsi motorik mengalami perbaikan secara bertahap sejak hari ke-3 hingga hari ke-14. Hasil pengujian fungsi sensorik diperoleh data yang fluktuasi dan menunjukkan tidak adanya perubahan yang signifikan. Hal tersebut diduga karena model memiliki cedera minor dan multilateral. Pemberian rHuEPO tidak menunjukkan perbaikan yang dignifikan pada stroke hemoragik. Sementara itu, ekspresi mRNA MC4R menunjukkan tidak adanya perbedaan antara kelompok stroke dan kelompok yang memperoleh perlakuan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK S.FF 115 - 23 Ind p
Uncontrolled Keywords: antiapoptosis, haemorrhage stroke, MC4R, rHuEPO
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica > RS1-441 Pharmacy and materia medica
Divisions: 05. Fakultas Farmasi > S1 Farmasi
Creators:
CreatorsNIM
Indira Milenia Syafitri, -NIM051811133003
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorCHRISMAWAN ARDIANTO, -NIDN-
Depositing User: Indah Fatma
Date Deposited: 07 Oct 2026 04:57
Last Modified: 07 Oct 2026 04:57
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148799
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item