Muhamamad Fauzi Antoni (2022) Perbandingan Kadar Irisin Mencit Gemuk Betina Pada Saat Latihan Renang Intensitas Sedang Di Pagi Dan Malam Hari Selama 4 Minggu. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA,.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
011914553009 COV.pdf Download (560kB) |
|
|
Text (BAB 1)
011914553009 BAB.pdf Download (94kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
011914553009.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
"Latar Belakang: Latihan merupakan salah satu pendekatan non-farmakologi yang aman untuk dilakukan dalam meningkatkan kadar irisin yang merupakan mediator peningkatan metabolisme energi. Irisin berperan penting dalam pencoklatan jaringan adiposa putih dan metabolisme energi. Menurut World Health Organization (WHO) latihan yang sangat direkomendasikan adalah latihan dengan intensitas sedang. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan latihan renang intensitas sedang di pagi dan malam hari terhadap peningkatan kadar irisin pada mencit betina. Metode: Penelitian ini adalah true eksperiment dengan rancangan penelitian the randomized control group posttest-only design. Sebanyak 24 ekor mencit betina jenis Mus musculus, usia 3 bulan, berat 20 – 40 gram (Nilai Indeks Lee > 0.3) secara random dibadi menjadi tiga kelompok, yaitu G1 (n=8, kontrol tanpa intervensi), G2 (n=8, latihan renang intensitas sedang di pagi hari), dan G3 (n=8, latihan renang intensitas sedang di malam hari). Latihan renang dilakukan dengan intensitas 6% dari berat badan dengan waktu 70% dari waktu maksimal yang dilakukan 3x/w selama 4 minggu. Latihan renang pagi hari dilakukan pada pukul 07.00-09.00 AM, sedangkan latihan renang malam hari dilakukan pada pukul 19.00-21.00 PM. Pengukuran kadar irisin menggunakan metode Enzyme-linked Immunosorbent Assay (ELISA). Teknik analisis data menggunakan uji One-Way ANOVA dan Tukey?s HSD post hoc test. Hasil: Hasil didapatkan rerata kadar irisin pada G1 (1.86±0.06) ng/mL, G2 (2.66±0.12) ng/mL, G3 (3.43±0.35) ng/mL, dan (p=0.000). Hasil uji Tukey?s HSD post hoc test menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan rerata kadar irisin post-exercise antara G2 dengan G1 (p ? 0.05), G3 dengan G1 (p ? 0.001), dan G3 dengan G2 (p ? 0.05). Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa latihan renang intensitas sedang di pagi dan malam hari meningkatkan kadar irisin. Namun, latihan renang intensitas sedang di malam hari lebih efektif dalam meningkatkan kadar irisin dibandingkan dengan latihan renang intensitas sedang di pagi hari pada mencit betina."
| Item Type: | Thesis (Thesis) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK T.FK.KO.03-22 Muh p | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Overweight, Kadar irisin, Latihan Pagi, Latihan Malam | |||||||||
| Subjects: | Q Science > QP Physiology R Medicine > R Medicine (General) S Agriculture > SF Animal culture > SF600-1100 Veterinary medicine |
|||||||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > Magister Ilmu Kesehatan Olahraga | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | mat sjafi'i | |||||||||
| Date Deposited: | 07 Oct 2026 08:14 | |||||||||
| Last Modified: | 07 Oct 2026 08:14 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148852 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


