Komparasi Efek Latihan Intensitas Sedang Pagi Dan Sore Hari Terhadap Kadar Serotonin Serum Pada Mencit Overweight

Maylani Putri Bintari (2022) Komparasi Efek Latihan Intensitas Sedang Pagi Dan Sore Hari Terhadap Kadar Serotonin Serum Pada Mencit Overweight. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA,.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
011914553012 COV.pdf

Download (829kB)
[img] Text (BAB 1)
011914553012 BAB.pdf

Download (41kB)
[img] Text (FULLTEXT)
011914553012.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

Pendahuluan: Overweight dapat disebabkan karena ketidakseimbangan antara asupan kalori dan pengeluaran energi dalam jangka waktu yang lama, dan otak memainkan peran penting dalam mengendalikan dan menghambat respons makan berlebih. Serotonin adalah neurotransmiter yang terlibat dalam pengaturan asupan makanan dan berat badan. Overweight memiliki hubungan dengan penurunan kadar serotonin. Penurunan kadar serotonin memiliki dampak terhadap peningkatan gangguan kesehatan dan depresi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komparasi efek latihan intensitas sedang pagi dan sore hari terhadap peningkatan kadar serotonin serum pada mencit overweight. Metode: Sebanyak 18 mencit jantan (Mus musculus), usia delapan minggu dengan berat badan 20 – 40 gram (nilai indeks lee obesitas ? 0.3) dibagi menjadi tiga kelompok. Latihan pagi dan sore hari dilakukan dengan pemberian beban 5% dari total berat badan mencit selama 30 menit/sesi latihan dengan frekuensi 3 kali/minggu selama 4 minggu. Pengambilan darah dilakukan 2x24 jam pasca intervensi terakhir. Pengukuran kadar serotonin serum menggunakan metode ELISA. Teknik analisis data menggunakan uji One-Way ANOVA, dilanjutkan uji Tukey’s HSD post hoc test dengan software SPSS version 17. Hasil: Hasil analisis One-Way ANOVA menunjukkan bahwa rerata kadar serotonin serum pada KK (56,29±3,59 ng/mL), KP (86,21±18,44 ng/mL), KS (82,73±25,15 ng/mL), dan (p=0,023). Hasil uji Tukey’s HSD post-hoc test menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan rerata kadar serotonin antara KP dengan KK (p=0,030), KS dengan KK (p=0,047), sedangkan KP dengan KS tidak menunjukkan perbedaan signifikan rerata kadar serotonin (p=0,941). Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat efek latihan intensitas sedang pagi dan sore hari terhadap peningkatan kadar serotonin serum pada mencit. Namun, latihan pagi hari intensitas sedang lebih efektif dalam meningkatkan kadar serotonin serum dibandingkan latihan sore hari intensitas sedang.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK T.FK.KO.04-22 May k
Uncontrolled Keywords: Kadar Serotonin Serum, Latihan Pagi, Latihan Sore, Intensitas Sedang, Mus Musculus
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology > Including massage, exercise, occupational therapy, hydrotherapy, phototherapy, radiotherapy, thermotherapy, electrotherapy
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Magister Ilmu Kesehatan Olahraga
Creators:
CreatorsNIM
Maylani Putri Bintari011914553012
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorPURWO SRI REJEKI197506122005012003
Thesis advisorCITRAWATI DYAH KENCONO WUNGU198812222019032010
Depositing User: mat sjafi'i
Date Deposited: 08 Oct 2026 01:09
Last Modified: 08 Oct 2026 01:09
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148873
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item