DEWI ANGGRAINI, - (2022) Carbapenem Non-Susceptible Acinetobacter baumannii (CNSAB) Sebagai Penyebab Bakterimia: Faktor Risiko Dan Mekanisme Molekuler. Disertasi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN I)
011927017306 HALAMAN I.pdf Download (418kB) |
|
|
Text (BAB I)
011927017306 BAB I.pdf Download (509kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
011927017306.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Latar belakang: Carbapenem non susceptible Acinetobacter baumannii (CNSAB) merupakan patogen penting yang menyebabkan bakterimia nosokomial pada pasien dengan kondisi kritis di seluruh dunia. Bakterimia karena CNSAB menyebabkan kematian yang tinggi. Mengenali sedari awal faktor risiko infeksi ini dan mortalitasnya sangat diperlukan untuk pentalaksanaan yang adekuat. Masalah resistansi antibitik pada A.baumannii di Indoensia diperkirakan sangat besar, namun data yang tersedia terbatas. Sementara itu data nasional terkait CNSAB sangat penting untuk program pengendalian resistansi antimikroba. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil genetik dan faktor risiko CNSAB penyebab bakterimia di Indonesia. Metode: Penelitian untuk melihat profil genetik CNS-AB penyebab bakterimia dilakukan di 12 rumah sakit. Sampel adalah CNSAB yang diisolasi dari darah pasien bakterimia. Kultur darah menggunakan metode otomatis BacT/Alert atau BACTEC. CNSAB diidentifikasi dengan alat Vitek 2 atau Phoenix, dan selanjutkan dilakukan konfirmasi dengan mendeteksi gen gyrB. Gen karbapenemase dideteksi dengan metode multipleks PCR. Penelitian kasus kontrol untuk menganalisis faktor risiko pasien bakterimia karena CNSAB dilakukan di tiga rumah sakit tersier, dengan total 144 sampel. Kasus didefinisikan sebagai pasien yang diisolasi dari darahnya CNSAB, sementara kontrol adalah pasien yang diisolasi dari darahnya carbapenem susceptible A.baumanii (CSAB). Faktor risiko kejadian dan kematian karena bakterimia oleh CNSAB dianalisis menggunakan analisis univariat (uji Chi- squared dan Student t-test atau Mann-Whitney) dan analisis regresi logistik multivariat. Hasil: Didapatkan 110 isolat CNS-AB dengan sebagian besar resistan terhadap hampir semua golongan antibiotik. Kepekaan yang paling baik adalah terhadap antibiotik tigesiklin dan trimetoprim-sulfamethoxazol (TMP-SMX), yaitu 45,5% dan 38,2%. Pada seluruh isolat CNS-AB, 83,6% membawa gen blaOXA-23-like, 37,3% membawa gen blaOXA-24-like, 4,5% gen blaNDM-1, 1,8% gen blaIMP-1, dan 0,9% membawa gen blaVIM. blaOXA-23-like merupakan gen yang dominan pada seluruh kecuali dua rumah sakit. Pada analisis multipel regresi multivariat didapatkan sumber bakterimia yang berasal dari saluran napas bawah (adjusted odds ratio (aOR): 3,24; 95%CI: 1,58–6.63, p=0,001) dan pemakaian CVC (aOR: 2,56; 95%CI: 1,27–5,18; p=0,009) menjadi faktor risiko independen terjadinya bakterimia karena CNSAB. Faktor risiko independen kematian karena bakterimia oleh CNSAB adalah Charlson comorbidity index (CCI) ? 4 (aOR: 28,56; 95%CI: 3,06–265,90, p=0,003) dan Pitt bacterimia score ?4 (aOR: 6,44; 95%CI: 1,17– 35,38; p=0,032). Kesimpulan: Pada penelitian ini didapatkan gen blaOXA-23-like merupakan gen dominan pada isolat CNSAB di seluruh Indonesia. Profil resistansi CNS-AB sangat mengkhawatirkan, dan penyebaran gen karbapenemase harus mendapatkan perhatian lebih di Indonesia. Data profil resistansi CNS-AB, gambaran gen karbapenemase dan faktor risiko menjadi pertimbangan dalam penatalaksanaan pada CNS-AB penyebab bakterimia. Secara umum surveilans antibiotik yang berkelanjutan, dan optimalisasi kebijakan penggunaan antibiotik dan program pencegahan dan pengendalian infeksi di rumah sakit harus diterapkan secara menyeluruh.
| Item Type: | Thesis (Disertasi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK D.FK. 13 - 23 Dew c | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Key words: Acinetobacter baumannii, risk factor, carbapenemase, infectious disease | |||||||||
| Subjects: | Q Science > QR Microbiology Q Science > QR Microbiology > QR75-99.5 Bacteria |
|||||||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Dewi Puspita | |||||||||
| Date Deposited: | 12 Oct 2026 01:23 | |||||||||
| Last Modified: | 12 Oct 2026 01:23 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/149028 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


