Perbandingan Tingkat Ekspresi Monocyte Human Leukocyte Antigen-D-Related (mHLA-DR) Pada Penderita Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) dengan Individu Sehat

MUSHOLLI HIMMATUN NABILAH, - (2022) Perbandingan Tingkat Ekspresi Monocyte Human Leukocyte Antigen-D-Related (mHLA-DR) Pada Penderita Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) dengan Individu Sehat. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN I)
012014153001 HALAMAN I.pdf

Download (220kB)
[img] Text (BAB I)
012014153001 BAB I.pdf

Download (45kB)
[img] Text (FULL TEXT)
012014153001.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

Latar belakang: SARS-CoV-2 dapat memicu disfungsi respon imun pada penderita COVID-19 dan dapat menyebabkan imunosupresi. Molekul HLA-DR yang diekspresikan pada permukaan monosit (mHLA-DR) telah banyak digunakan sebagai penanda imunosupresi yang dapat diandalkan. Downregulasi mHLA-DR mencerminkan keadaan imunosupresi. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan tingkat ekspresi mHLA-DR antara penderita COVID-19 dan subjek sehat terkait disregulasi sistem imun yang dapat dipicu oleh SARS-CoV-2 dan menyebabkan imunosupresi. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain studi cross-sectional yang mengukur ekspresi mHLA-DR dalam sampel darah EDTA dari 34 penderita COVID-19 dan 15 subjek sehat menggunakan BD FACSLyricTM Flow Cytometry System. Hasil pemeriksaan mHLA-DR dinyatakan dalam satuan antibodies bound per cell (AB/C) yang dikuantifikasi menggunakan kurva standar yang dibuat dengan Quantibrite Beads PE (phycoerythrin) (BD Biosciences). Hasil: Ekspresi mHLA-DR pada penderita COVID-19 (n=34) sebesar 21.201 [2.646-92.384] AB/C, dengan manifestasi klinis ringan (n=22) sebesar 40.543,5 [9.797-92.384] AB/C, manifestasi klinis sedang (n=6) sebesar 21.201 [9.831-31.930] AB/C, dan manifestasi klinis berat-kritis (n=6) sebesar 7.496 [2.646-13.674] AB/C. Ekspresi mHLA-DR pada individu sehat (n=15) sebesar 43.161 [25.147-89.846] AB/C. Berdasarkan uji Mann-Whitney U, ekspresi mHLA-DR pada penderita COVID-19 berbeda bermakna dengan ekspresi mHLA-DR pada subjek sehat (p = 0,010). Kesimpulan: Tingkat ekspresi mHLA-DR pada penderita COVID-19 lebih rendah dan berbeda bermakna dengan individu sehat, dan imunosupresi ditunjukkan dengan ekspresi mHLA-DR di bawah nilai rujukan yang ditemukan pada penderita COVID-19 dengan manifestasi klinis berat-kritis.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK T.FK.KD 18 - 23 Mus p
Uncontrolled Keywords: COVID-19, Monocye Human Leukocyte Antigen-D-Related (mHLA-DR), Immunosuppression
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine
R Medicine > RC Internal medicine > RC31-1245 Internal medicine
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana > Ilmu Kedokteran Dasar
Creators:
CreatorsNIM
MUSHOLLI HIMMATUN NABILAH, -NIM012014153001
Depositing User: Dewi Puspita
Date Deposited: 13 Oct 2026 07:14
Last Modified: 13 Oct 2026 07:14
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/149113
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item