Analisis Perbandingan Pembentukan Biofilm Bakteri Staphylococcus Koagulase-Negatif (CoNS) pada Beberapa Jenis Cairan Infus Berdasarkan Waktu

SITI FATKHUL JANNAH, - (2022) Analisis Perbandingan Pembentukan Biofilm Bakteri Staphylococcus Koagulase-Negatif (CoNS) pada Beberapa Jenis Cairan Infus Berdasarkan Waktu. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN I)
012014153010 HALAMAN I.pdf

Download (229kB)
[img] Text (BAB I)
012014153010 BAB I.pdf

Download (45kB)
[img] Text (FULL TEXT)
012014153010.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

Kateter intravena merupakan peralatan medis yang digunakan untuk memasukkan cairan infus ke dalam tubuh. Prosedur ini dapat menyebabkan bakteri Staphylococcus koagulas-negatif seperti Staphylococcus epidermidis masuk menembus kulit dan membentuk biofilm pada kateter. Biofilm dapat menyebabkan masalah serius seperti resistensi antibiotik, serta efek jangka panjang dapat meningkatkan lamanya perawatan di rumah sakit, biaya, morbiditas, dan mortalitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembentukan biofilm bakteri S. epidermidis pada beberapa jenis cairan infus berdasarkan waktu. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratoris menggunakan metode microtiter plate dengan pewarnaan kristal violet. Tiga microplate 96-sumuran diinokulasikan dengan S. epidermidis pada ringer laktat, dekstrose 10%, dekstrose 5%, normal saline, dan gelafusal, masing-masing plate diinkubasi pada tiga waktu yang berbeda yaitu 24, 48, dan 72 jam. Data yang didapat dari pembacaan dengan microplate reader pada panjang gelombang 595 nm dianalisis menggunakan SPSS dengan uji Kruskal-Wallis dan Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai optikal densitas (OD) pada semua cairan infus dengan bakteri selama inkubasi 24 dan 48 jam tidak menunjukkan adanya perbedaan signifikan dengan kelompok kontrol negatif, sedangkan selama waktu inkubasi 72 jam pada dekstrose 10%, dekstrose 5%, dan normal saline menunjukkan perbedaan signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa biofilm S. epidermidis tidak terbentuk pada waktu inkubasi 24 dan 48 jam, akan tetapi bakteri mulai membentuk biofilm pada dekstrose 10%, dekstrose 5%, dan normal saline selama waktu inkubasi 72 jam.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK T.FK.KD 19 - 23 Sit a
Uncontrolled Keywords: Biofilm, Intravenous Fluids, Optical Density, Staphylococcus epidermidis, Incubation Time
Subjects: Q Science > QR Microbiology
Q Science > QR Microbiology > QR75-99.5 Bacteria
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Magister Ilmu Kedokteran Dasar
Creators:
CreatorsNIM
SITI FATKHUL JANNAH, -NIM012014153010
Depositing User: Dewi Puspita
Date Deposited: 14 Oct 2026 00:54
Last Modified: 14 Oct 2026 00:54
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/149132
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item