I'thoul Fazriyah (2022) FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENERIMAAN VAKSINASI COVID-19 DI INDONESIA (Scoping Review). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
101811133035_HALAMAN JUDUL.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
101811133035_BAB I.pdf Download (681kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
101811133035_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
COVID-19 merupakan penyakit menular yang dapat menyebar secara cepat. Dengan terus bertambahnya beban kesehatan masyarakat dan beban perekonomian akibat COVID-19, dan di lain pihak upaya penanggulangan yang belum efektif menekan laju penyebaran penyakit, penggunaan vaksin dapat menjadi strategi kunci dalam penanggulangan pandemi di Indonesia. Namun, masih banyak masyarakat yang enggan menerima vaksin. Karena penerimaan vaksin di antara orang-orang didorong oleh persepsi, kepercayaan, dan ancaman mereka, memahami faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan terhadap vaksin sangat penting untuk dilakukan. Metode yang digunakan adalah scoping review dengan PRISMA-ScR dengan mencari artikel relevan melalui ScienceDirect, Google Scholar, dan Pubmed. Variabel yang diteliti mecakup perceived susceptibility, perceived severity, perceived barrier, perceived benefits, dan cues to action yang berpengaruh dengan penerimaan vaksinasi COVID-19. Hasil menunjukkan bahwa terdapat 16 artikel yang dianalisis dalam penelitian ini. Perceived susceptibility yang mempengaruhi penerimaan vaksinasi COVID-19 di Indonesia yaitu adanya kekhawatiran tertular COVID-19, dan rentan tertular COVID-19. Perceived severity yang mempengaruhi penerimaan vaksinasi COVID-19 di Indonesia yaitu COVID-19 penyakit serius yang berbahaya, dan dapat menimbulkan kematian. Perceived barrier yang mempengaruhi penerimaan vaksinasi COVID-19 di Indonesia yaitu biaya, waktu, dan keamanan vaksin. Perceived Benefit yang mempengaruhi penerimaan vaksinasi COVID-19 yaitu vaksin dapat mencegah tertular COVID-19, menurunkan pandemi COVID-19, dan meningkatkan kekebalan tubuh. Cues to action yang mempengaruhi penerimaan vaksinasi COVID-19 adalah adanya dukungan dari keluarga, pemerintah, dan media sosial. Faktor yang paling banyak ditemukan pada penelitian ini adalah faktor hambatan seperti keraguan tentang keamanan vaksin COVID-19. Oleh karena itu, Pemerintah harus memberikan kepercayaan terkait keamanan vaksin COVID-19, seperti menyebarluaskan video edukasi yang menunjukkan bahwa vaksin COVID- 19 sudah teruji secara klinis, dan aman.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FKM 148 - 23 Ith f | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Vaccine, COVID-19, Health Belief Model, Indonesian | ||||||
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA639-642 Transmission of disease | ||||||
| Divisions: | 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > S1 Kesehatan Masyarakat | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Sulistiorini | ||||||
| Date Deposited: | 14 Oct 2026 03:48 | ||||||
| Last Modified: | 14 Oct 2026 03:48 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/149149 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


