Efek Zat Besi Sebagai Induktor Pembentuk Biofilm Klebsiella Pneumoniae Dan Klebsiella Pneumoniae Esbl

Lyndia Effendy (2022) Efek Zat Besi Sebagai Induktor Pembentuk Biofilm Klebsiella Pneumoniae Dan Klebsiella Pneumoniae Esbl. Thesis thesis, UNSPECIFIED.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
011818226302 COV.pdf

Download (619kB)
[img] Text (BAB 1)
011818226302 BAB.pdf

Download (308kB)
[img] Text (FULLTEXT)
011818226302.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

"Latar Belakang: Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari efek beberapa konsentrasi zat besi dalam pertumbuhan dan pembentukan biofilm Klebsiella pneumoniae dan Klebsiella pneumoniae ESBL. Metode Penelitian: Studi eksperimental menggunakan sampel 12 isolat klinis tersimpan ETT aspirat di Unit Mikrobiologi Klinik, Rumah Sakit Dr. Soetomo, yang memenuhi kriteria inklusi. Beberapa konsentrasi zat besi sulfat digunakan sebagai suplementasi media pertumbuhan dan pembentukan biofilm Klebsiella pneumoniae dan Klebsiella pneumoniae ESBL, kemudian diukur dan dianalisa secara statistic menggunakan SPSS, uji one-way ANOVA, dengan signifikansi p<0,05. Hasil Penelitian: Pada konsentrasi zat besi sulfat 0 ?Mol, Klebsiella pneumoniae ESBL dan ATCC 700603 menunjukkan tingkat pertumbuhan yang lebih cepat dan pembentukan biofilm yang lebih kuat secara signifikan (p<0,05) dibanding Klebsiella pneumoniae klasik. Pada konsentrasi rendah dari zat besi sulfat 1 ?Mol, telah membuktikan efeknya sebagai penginduksi pertumbuhan dan secara signifikan membentuk biofilm yang lebih kuat dan lebih stabil pada ketiga strain (p<0,05). Pada konsentrasi zat besi sulfat sedang 10 ?Mol, menunjukkan efek penginduksi serupa pada Klebsiella pneumoniae klasik dan ESBL. Namun, ATCC 700603 menunjukkan pertumbuhan sel planktonik yang lebih meningkat sehingga mengurangi stabilitas biofilm setelah 2 hari inkubasi (p<0,05). Pada konsentrasi zat besi sulfat tinggi, 100 ?Mol menunjukkan efek peningkatan pembentukan gas yang mengakibatkan pola pertumbuhan terganggu dan pembentukan biofilm yang lebih lambat dan lebih lemah pada ketiga strain (p>0.05, tidak ada perbedaan signifikan pada ketiga strain). Kesimpulan: Zat besi sulfat menginduksi pertumbuhan dan pembentukan biofilm pada ketiga strain Klebsiella pneumoniae , ESBL dan ATCC 700603."

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK T.FK.KK.51-22 Lyn e
Uncontrolled Keywords: zat besi sulfat, pertumbuhan, biofilm, Klebsiella pneumoniae
Subjects: Q Science > QR Microbiology
R Medicine
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > S2 Ilmu Kedokteran Klinik
Creators:
CreatorsNIM
Lyndia Effendy011818226302
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorEDDY BAGUS WASITO195102211978021001
Thesis advisorAGUNG DWI WAHYU WIDODO197504072006041001
Depositing User: mat sjafi'i
Date Deposited: 14 Oct 2026 05:23
Last Modified: 14 Oct 2026 05:23
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/149158
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item