SEKOLAH BERLABEL MULTIPLE INTELLIGENCE (Studi Menyingkap Realitas Pada Sekolah Yang Berlabel Multiple Intelligence)

ARDI PRIYATNO UTOMO, 070810379 (2013) SEKOLAH BERLABEL MULTIPLE INTELLIGENCE (Studi Menyingkap Realitas Pada Sekolah Yang Berlabel Multiple Intelligence). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2013-utomoardip-28565-6.abstr-k.pdf

Download (122kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
15707.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini berangkat dari kenyataan tentang adanya metode pembelajaran bernama Multiple Intelligence. Adapun metode member penekanan bahwa “setiap anak adalah juara”. Menjadi solusi di tengah sistem pendidikan nasional yang hanya menekankan kepada kemampuan Logika serta verbal dimana terlihat dari saringan masuk untuk dapat masuk ke sekolah favorit. Penelitian ini memberi fokus kepada alasan yang diberikan murid serta orang tua murid di dalam memilih sekolah yang menggunakan label Multiple Intelligence, serta mengamati realitas proses belajar-mengajar di sekolah berlabel Multiple Intelligence dan melihat hasil dari penerapan tersebut. Dalam menjawab fokus penelitian, digunakan teori Tindakan Sosial Max Weber serta Perspektif Pendidikan menurut Sosial-Demokrasi. Adapun paradigma yang dipakai adalah Definisi Sosial dengan pendekaran kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi atau pengamatan kelas, serta menggunakan Indepth Interview atau Wawancara Mendalam. Adapun tempat penelitian dilakukan di SMAK St. Louis 2 Surabaya. Hasil yang didapat dari penelitian tersebut adalah: 1). Tindakan yang dilakukan di dalam memilih sekolah adalah zweckrational yang didasarkan pada efisiensi dan efektifitas jarak yang harus ditempuh antara rumah dan sekolah, kemudian wertrational yang didasarkan pada nilai-nilai kebahagiaan yang didapat sewaktu bersekolah disana, serta tindakan afektif yang didasari perasaan kecewa karena tidak masuk ke sekolah negeri, dari semuanya itu tidak ada alasan yang menunjukkan pemilihan sekolah karena adanya metode Multiple Intellgence yang diterapkan. 2). Realitas belajar-mengajar yang ditunjukkan adalah: sekolah tersebut tidak menerapkan tes masuk, namun masih adanya kelas unggulan, biaya yang dikeluarkan berkisar antara Rp. 3.000.000- Rp. 5.000.000, penerapan Multiple Intelligence di dalam beberapa mata pelajaran masih belum tampak serta pembelajarannya bersifat Enjoyful Learning namun tidak terlihat bagaimana pengembangan kecerdasan yang dimiliki, dan hasil yang dirasakan masih belum terlihat dari para siswa.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Fis.S. 57/13 Uto s
Uncontrolled Keywords: MULTIPLE INTELLIGENCES
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB5-3640 Theory and practice of education > LB1555-1602 Elementary or public school education
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
Creators:
CreatorsNIM
ARDI PRIYATNO UTOMO, 070810379UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorTuti Budirahayu, Dr. ,Dra. M. SiUNSPECIFIED
Depositing User: sukartini sukartini
Date Deposited: 04 Dec 2013 12:00
Last Modified: 11 Jun 2017 21:37
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/15707
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item