PENDEKATAN AMERIKA SERIKAT TERKAIT PENYELESAIAN SENGKETA LAUT CHINA SELATAN PADA MASA PEMERINTAHAN PERTAMA BARACK OBAMA (2009-2013)

MUFLICHAH TRI HAYU WIDHAWATY, 070810513 (2013) PENDEKATAN AMERIKA SERIKAT TERKAIT PENYELESAIAN SENGKETA LAUT CHINA SELATAN PADA MASA PEMERINTAHAN PERTAMA BARACK OBAMA (2009-2013). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2013-widhawatym-28047-6.abstr-k.pdf

Download (52kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2013-widhawatym-28047-1.FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (461kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini membahas pendekatan Amerika Serikat pada masa pemerintahan pertama Obama dalam upaya menyelesaikan sengketa Laut China Selatan. Dengan kelebihan yang dimiliki Laut China Selatan sebagai jalur perdagangan vital dan sumber daya alam yang melimpah kemudian menjadi wilayah yang merupakan arena konflik karena beberapa negara mengakui Laut China Selatan sebagai bagian dari wilayahnya. Beberapa negara, seperti Brunei Darussalam, Malaysia, Filipina, Vietnam, China, dan Taiwan, mengklaim kedaulatan atas perairan ini. Meskipun berbagai upaya untuk menyelesaikan konflik telah dilakukan oleh negara yang bersengketa, pada kenyataannya konflik Laut China Selatan masih tetap berlanjut. Mengetahui hal ini akan berpotensi mengancam keamanan Asia Pasifik, maka Amerika Serikat memutuskan untuk membantu menyelesaikan konflik Laut China Selatan. Amerika Serikat lebih lunak dalam membantu menyelesaikan sengketa tersebut. Amerika Serikat mendukung negara-negara aliansinya yang terlibat dalam sengketa tersebut untuk segera menyelesaikan sengketa tersebut akan tetapi berusaha netral dan tidak terlalu memihak. Hal ini kemudian memunculkan pertanyaan tentang apa saja yang menjadi faktor kebijakan yang lebih lunak pada masa pemerintahan pertama Obama. Permasalahan dalam penilitian deskriptif ini dibahas dengan menggunakan analisis kualitatif. Pembahasan dengan desain penelitian menggunakan peringkat analisis negara-bangsa. Sebagai landasan pemikiran, menggunakan teori pengambilan kebijakan luar negri William D. Coplin, konsep kepentingan nasional, teori image. Serta menggunakan konseptualisasi dan operasionalisasi kepentingan ekonomi dan pertahanan Amerika Serikat, kekuatan ekonomi dan militer China, dan China dalam persepsi Amerika Serikat. Sehingga ditemukan temuan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi kebijakan Amerika Serikat pada masa pemerintahan pertama Barack Obama yang lebih lunak dalam upaya menyelesaikan sengketa Laut China Selatan antara lain faktor kepentingan Amerika Serikat, kekuatan China yang semakin menguat beberapa tahun ini, dan persepsi Amerika Serikat terhadap China. Analisis didukung dengan data kekuatan ekonomi dan militer Amerika Serikat, kekuatan ekonomi dan militer China, dan pandangan Amerika Serikat terhadap China pada masa lalu dan masa sekarang. Dari hasil analisis yang dilakukan maka ditemukan faktor-faktor tersebut, mendasari alasan kebijakan Amerika Serikat yang lebih lunak pada masa pemerintahan pertama Barack Obama.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Fis.HI. 21/13 Wid p
Uncontrolled Keywords: SENGKETA LAUT; CHINA SELATAN
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3820-3836 Economic constitution, policy, planning, and development
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Administrasi Negara
Creators:
CreatorsNIM
MUFLICHAH TRI HAYU WIDHAWATY, 070810513UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorVinsensio Dugis, Ph.D, Ph.DUNSPECIFIED
Depositing User: shiefti dyah alyusi
Date Deposited: 08 Nov 2013 12:00
Last Modified: 31 Aug 2016 08:12
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/16390
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item