YOUTH CULTURE PADA RUBRIK SURAT KABAR TERBITAN SURABAYA Analisis Diskursus Youth Culture pada Rubrik Muzik DetEksi di Harian Jawa Pos

AGUSTINO SASONGKO (2011) YOUTH CULTURE PADA RUBRIK SURAT KABAR TERBITAN SURABAYA Analisis Diskursus Youth Culture pada Rubrik Muzik DetEksi di Harian Jawa Pos. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

Full text not available from this repository. (Request a copy)
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang wacana youth culture dalam rubrik Muzik di harian DetEksi Jawa Pos. Youth (pemuda) menjadi konsep yang ambigu karena didefinisi banyak pihak. Negara pada orde-orde politik yang berbeda mendefinisikan kaum muda secara variatif pula. Orde baru mensakralkan Karang Taruna sebagai wadah kaum muda Indonesia sedangkan orde paska reformasi lebih mendefinisikan pemuda sebagai kaum yang potensial. Potret pergeseran konstelasi sosiokultural inilah menjadi sebuah pilar yang kemudian turut mengkonstruksi bagaimana wacana youth culture yang dibangun dalam sebuah rubrik pada surat kabar terbitan Surabaya. Dalam menerbitkan berita setiap minggunya, tim pemberitaan rubric Muzik memiliki berbagai pertimbangan dan ideologi yang khas. Mayoritas merupakan kaum muda Surabaya dan rubrik ini termasuk rubrik favorit kaum muda Surabaya. Maka menjadi menarik ketika mendekonstruksi bagaimana youth culture dikonstruksi oleh kaum muda Surabaya di media terbitan Surabaya sendiri. Metode yang digunakan adalah analisis diskursus Van Dijk, karena pisau ini dianggap mengakomodasi kebutuhan untuk mendekonstruksi intertekstualitas antara teks, konteks, dan kognisi sosial produser dalam praktik pewacanaan. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa youth culture di media masa menjadi suatu konsep yang delusional. Praktik pewacanaan media terhadap kaum-kaum muda yang semula diposisikan marjinal ternyata tidak luput dari peran kapitalisme. Modal-modal subkultur seperti album dan ajang penghargaan tandingan ternyata malah menjadi komodifikasi kapitalisme budaya populer. Produser teks juga menegaskan bahwa korelasi kaum muda dan kapitalis adalah sesuatu yang harmonis. Hasil konstruksi wacana ini sekaligus membuktikan bahwa dalam media masa terbitan Surabaya, terjadi penegasian terhadap youth culture Surabaya sendiri.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK 2 Fis. K. 45/11 Sas y
Uncontrolled Keywords: YOUTH CULTURE IN MASS MEDIA
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM621-656 Culture
P Language and Literature > P Philology. Linguistics > P87-96 Communication. Mass media
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Komunikasi
Creators:
CreatorsNIM
AGUSTINO SASONGKOUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dewi Rekno Ulansari
Date Deposited: 15 Nov 2011 12:00
Last Modified: 28 Oct 2016 19:04
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/16797
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item