PERBANDINGAN DIAZEPAM, XYLAZINE DAN ACEPROMAZINE SEBAGAI PREMEDIKASI ANESTESI PROPOFOL PADA KUCING

DHITA PRATIWI, 060413340 (2008) PERBANDINGAN DIAZEPAM, XYLAZINE DAN ACEPROMAZINE SEBAGAI PREMEDIKASI ANESTESI PROPOFOL PADA KUCING. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2009-pratiwidhi-10741-abstrak-9.pdf

Download (302kB)
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2009-pratiwidhi-10344-kh36-9.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui obat premedikasi yang paling baik antara diazepam, xylazine, dan acepromazine untuk membantu mempermudah injeksi anestesi dengan menggunakan propofol serta mampu meningkatkan efektivitas propofol sebagai obat anestesi umum terutama pengaruhnya pada lama anestesi serta fisiologis tubuh kucing (frekuensi denyut jantung, respirasi, dan temperatur tubuh)Penelitian ini menggunakan kucing betina umur 1-2 tahun sebanyak dua puluh ekor dengan rata – rata berat badan 2 - 3 kg. Kucing diacak dalam empat kelompok perlakuan dengan masing - masing lima ulangan. Aplikasi keempat kelompok perlakuan dilakukan dalam sehari setelah kucing diadaptasikan selama satu minggu. Mudah atau tidaknya pengaplikasian propofol, lama anestesi, frekuensi denyut jantung, frekuensi respirasi, dan temperatur tubuh kucing diamati dalam setiap kelompok perlakuan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimental, sedangkan rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan faktorial (RAL - faktorial) untuk mengetahui pengaruh propofol dengan tiga macam premedikasi terhadap perubahan frekuensi denyut jantung, respirasi dan temperatur tubuh kucing dan rancangan acak lengkap (RAL) untuk mengetahui pengaruhnya terhadap lama anestesi. Analisis statistik yang digunakan adalah ANOVA. Keseluruhan data yang diperoleh diproses menggunakan program SPSS. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka diperoleh kesimpulan bahwa xylazine adalah premedikasi terbaik dibandingkan dengan diazepam, dan acepromazine untuk anestesi umum dengan menggunakan propofol karena xylazine mempermudah injeksi propofol, durasi anestesinya terlama, frekuensi denyut jantung cenderung tetap stabil, frekluensi respirasi tidak mengalami penurunan secara mencolok serta tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap temperatur tubuh kucing.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 KH 36 / 09 Pra p
Uncontrolled Keywords: anestasi propofol; kucing
Subjects: Q Science > QL Zoology > QL700-739.8 Mammals
S Agriculture > SF Animal culture > SF411-459 Pets > SF441-450 Cats
S Agriculture > SF Animal culture > SF600-1100 Veterinary medicine > Including veterinary genetics, ethology, anatomy, physiology, embryology, pathology
Divisions: 06. Fakultas Kedokteran Hewan
Creators:
CreatorsNIM
DHITA PRATIWI, 060413340UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorIrasari Yudaniayanti, MP.,drhUNSPECIFIED
Thesis advisorBudiarto, MP.,drhUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Anisa Septiyo Ningtias
Date Deposited: 20 Oct 2009 12:00
Last Modified: 26 Jul 2016 01:07
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/20313
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item