PENGARUH PEMBERIAN KALSIUM KARBONAT PADA GAMBARAN HISTOPATOLOGI GINJAL TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus)

Ariza Veronica Mufidah, 060233095 (2006) PENGARUH PEMBERIAN KALSIUM KARBONAT PADA GAMBARAN HISTOPATOLOGI GINJAL TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2006-mufidahari-1381-kh123_0-t.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2006-mufidahari-1381-kh.123_06.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari pemberian kalsium karbonat dengan dosis tertentu pada gambaran histopatologi ginjal tikus putih (Rattus norvegicus) dan juga untuk mengetahui pada dosis berapakah ginjal mulai terjadi perubahan. Penelitian ini menggunakan 25 ekor tikus betina (Rattus norvegicus) umur kurang lebih tiga bulan dengan berat rata-rata 150 gram yang dibagi secara acak menjadi lima kelompok perlakuan (P0, P1, P2, P3, dan P4) dengan lima ulangan. Perlakuan kontrol (P0) diberi perlakuan kalsium karbonat (CaCO ) sebanyak 0 mg/ekor/hari, kelompok P1 diberi perlakuan kalsium karbonat (CaCO ) dengan dosis 100 mg/ekor/hari, kelompok P2 diberi perlakuan kalsium karbonat (CaCO ) dengan dosis 200 mg/ekor/hari, kelompok P3 diberi perlakuan kalsium karbonat (CaCO ) dengan dosis 400 mg/ekor/hari, pada P4 diberi perlakuan kalsium karbonat (CaCO ) dengan dosis 600 mg/ekor/hari yang masing-masing perlakuan dilarutkan dengan aquades sebanyak 3 ml. Pemberian kalsium karbonat (CaCO ) dilakukan peroral dengan menggunakan sonde yang dilakukan pada hari ke-15. Setelah perlakuan selama 8 minggu, hewan coba dieutanasia menggunakan dietil eter kemudian dilakukan pembedahan untuk mengambil organ ginjal guna dibuat preparat histopatologi dengan pewarnaan Heamatoxylin Eosin, kemudian diperiksa dibawah mikroskop cahaya dengan perbesaran 100x dan 400x kemudian dilakukan penilaian (skor). Hasil pemeriksaan preparat histopatologi ginjal dianalisis dengan Uji Kruskal – Wallis yang dilanjutkan dengan Uji Pasangan Berganda (Uji Z) 5%. Hasil uji statistik yang dilakukan menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang nyata (p<0,05) terhadap perubahan gambaran histopatologi ginjal tikus putih. Kesimpulan yang didapat bahwa pada pemberian kalsium karbonat (CaCO ) dengan dosis 100 mg, 200 mg, 400 mg, dan 600 mg dapat terlihat adanya perubahan pada gambaran histopatologi ginjal pada tikus putih. Perubahan yang terjadi pada P0, P1, P2, P3 dan P4 antara lain mengalami hemorragi, degenerasi tubuler, nekrosis tubuler dan glomerulonefritis. Kerusakan paling berat terlihat pada gambaran histopatologi ginjal tikus putih betina berupa hemorragi, degenerasi tubuler, nekrosis tubuler dan glomerulonefritis dengan pemberian kalsium karbonat (CaCO ) dengan dosis 600 mg/ekor/hari.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK KH.123/06 Muf p
Uncontrolled Keywords: Kalsium karbonat; Rattus norvegicus
Subjects: Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
S Agriculture > SF Animal culture > SF405.5-407 Laboratory animals
Divisions: 06. Fakultas Kedokteran Hewan
Creators:
CreatorsNIM
Ariza Veronica Mufidah, 060233095UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorJulien Soeprapti, SU., DrhUNSPECIFIED
Thesis advisorSoetji Prawesthirini, SU., DrhUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 05 Jul 2006 12:00
Last Modified: 30 Sep 2016 01:11
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/21291
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item