MUHAMMAD SABILAL MUJAHIDIN, 101310113057 (2016) ANALISIS POSTUR KERJA DAN KELUHAN MUSKULOSKELETAL PADA TENAGA KERJA UNIT FABRIKASI PT. BANGUN SARANA BAJA, GRESIK. Tugas Akhir D3 thesis, Universitas Airlangga.
|
Text (ABSTRAK)
206.39845-ABSTRAK.pdf Download (103kB) | Preview |
|
|
Text (HALAMAN DEPAN)
HALAMAN DEPAN.pdf Download (341kB) | Preview |
|
Text (BAB 1-4)
BAB 1-4.pdf Restricted to Registered users only Download (849kB) | Request a copy |
||
Text (BAB 5-7)
BAB 5-7.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Dalam prakteknya pada bidang konstruksi di Amerika merupakan pekerjaan paling berbahaya. World Health Organisation (WHO) melaporkan resiko kerja memberikan kontribusi pada beberapa penyakit antara lain penyakit punggung (low-back pain) (37%), kehilangan pendengaran (hearing loss) (16%), penyakit paru-paru obstruktif (13%), asma (11%), kecelakaan (10%), kanker paru-paru (9%), leukimia (2%) Salah satu penelitian yang telah dilakukan pada tahun 2015 oleh Lailatul Fitriyah di PT. Litech mendapati posisi kerja proses pemotongan dan pengerindaan termasuk kategori tinggi sedangkan pengelasan, pengecatan dan pelubangan termasuk kategori sedang. Tujuan umum dari penelitian ini adalah menganalisis postur kerja dan keluhan subyektif muskulosekeletal pada tenaga kerja unit fabrikasi PT Bangun Sarana Baja, Gresik. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi di unit fabrikasi PT. Bangun Sarana Baja, Gresik sebanyak 293 pekerja. Metode yang digunakan untuk menganalisis postur kerja yaitu Rapid Entire Body Assesment (REBA) sebanyak 9 sampel sesuai dengan jenis alat yang dipakai sedangkan untuk keluhan subyektif muskuloskeletal adalah Nordic Body Map (NBM) menggunakan 75 sampel pada 11 workshop. Analisis postur kerja yang dilakukan menggunakan metode REBA diperoleh hasil yaitu dari 9 jenis pekerjaan diketahui 2 pekerjaan termasuk kategori tinggi, 6 pekerjaan termasuk kategori sedang dan 1 jenis pekerjaan termasuk kategori rendah. Analisis keluhan subyektif muskuloskeletal menggunakan Nordic Body Map diperoleh hasil yaitu dari 11 workshop fabrikasi 1 workshop termasuk dalam kategori tinggi, 7 workshop termasuk kategori sedang dan 3 workshop termasuk kategori rendah. Pihak perusahaan khususnya bagian K3 sebaiknya mengusulkan untuk memperbaiki workstation dari tenaga kerja dan lebih sering melakukan sosialisasi melalui safety talk mengenai pentingnya menjaga posisi ergonomis pada saat bekerja untuk mencegah meningkatnya risiko gangguan muskuloskeletal.
Item Type: | Thesis (Tugas Akhir D3) | ||||||
---|---|---|---|---|---|---|---|
Additional Information: | KKC KK FV.HKK.08/16 Muj a | ||||||
Uncontrolled Keywords: | Postur Kerja, Rapid Entire Body Assesment, Nordic Body Map | ||||||
Subjects: | H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28-70 Management. Industrial Management | ||||||
Divisions: | 15. Fakultas Vokasi > Departemen Kesehatan > D3 Hiperkes dan Keselamatan Kerja | ||||||
Creators: |
|
||||||
Contributors: |
|
||||||
Depositing User: | Guruh Haris Raputra, S.Sos., M.M. '- | ||||||
Date Deposited: | 20 Jul 2016 08:32 | ||||||
Last Modified: | 25 Jul 2017 19:49 | ||||||
URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/39845 | ||||||
Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
View Item |