EFEK ANTIBAKTERIAL FLUORIDA TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Streptococcus mutans SECARA IN VITRO

Yura Pradiptama, NIM011311133174 (2016) EFEK ANTIBAKTERIAL FLUORIDA TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Streptococcus mutans SECARA IN VITRO. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (abstrak)
FK.PD.53-16 Pra e Abstrak.pdf

Download (111kB) | Preview
[img] Text (fulltext)
FK.PD.53-16 Pra e.pdf
Restricted to Registered users only

Download (597kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Latar Belakang: Streptococcus mutans merupakan bakteri Gram positif komensal yang hidup pada rongga mulut manusia. Bakteri ini merupakan patogen dari karies gigi. Bakteri ini juga sering ditemukan membentuk biofilm pada katup jantung yang terkena endokarditis. Fluorida merupakan salah satu komponen penting dalam kesehatan mulut. Penggunaan fluorida secara terartur dikatakan dapat menurunkan risiko kejadian karies gigi. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan fluorida untuk menghambat pertumbuhan dari Streptococcus mutans. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental. Aktivitas antibakteri dievaluasi menggunakan metode uji dilusi dengan mencari nilai konsentrasi hambat minimum (KHM). Penentuan KHM menggunakan konsentrasi sebanyak 153,6 mg/ml, 76,8 mg/ml, 38,4 mg/ml, 19,2 mg/ml, 9,6 mg/ml, 4,8 mg/ml, 2,4 mg/ml, dan 1,2 mg/ml. Sedangkan penentuan konsentrasi bunuh minimum (KBM) ditentukan dengan melakukan kultur dari hasil uji dilusi pada Chocolate Agar Plate. Hasil: Berdasarkan hasil dari penelitian, pertumbuhan dari Streptococcus mutans terhambat dalam uji dilusi. Konsentrasi hambat minimum ditentukan dari konsentrasi terendah natirum fluorida yang terlihat tanpa adanya pertumbuhan bakteri. Ditentukan KHM dari natrium fluorida sebesar 4,8 mg/ml. Konsentrasi bunuh minimum yang dibutuhkan ditentukan dengan konsentrasi terendah dari hasil kultur yang tidak ada pertumbuhan bakteri yaitu pada konsentrasi 4,8 mg/ml. Pertumbuhan bakteri pada konsentrasi natrium fluorida yang lebih tinggi dapat dijelaskan dengan adanya sifat quasi-irreversible inhibitor effects dari natrium fluorida pada enzim enolase. Teori ini menjelaskan mengapa Streptococcus mutans dapat tetap hidup dalam konsentrasi yang tinggi. Kesimpulan: KHM dari natrium fluorida adalah 4,8 mg/ml dan KBM dari natrium fluorida adalah 4,8 mg/ml. Kata Kunci: Streptococcus mutans– natrium fluorida– antibakteri – uji dilusi- KHM-KBM

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKA KK-2 FK.PD.53-16 Pra e
Uncontrolled Keywords: Streptococcus mutans– natrium fluorida– antibakteri – uji dilusi- KHM-KBM
Subjects: Q Science > QR Microbiology > QR75-99.5 Bacteria
R Medicine > R Medicine (General) > R735-854 Medical education. Medical schools. Research
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran
Creators:
CreatorsNIM
Yura Pradiptama, NIM011311133174NIM011311133174
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorMarijam Purwanta, Dr., Dra., M.Sc, AptUNSPECIFIED
Thesis advisorHarianto Notopuro, Prof. Dr. , dr., M.SUNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 21 Feb 2017 18:16
Last Modified: 21 Feb 2017 18:16
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/53220
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item