EFISIENSI PENGELUARAN PEMERINTAH SEKTOR PENDIDIKAN DAN KESEHATAN PADA KABUPATEN/KOTA SE-JAWA TIMUR TAHUN 1999/2000 DAN 2002

Ni'Matul Fitria, 040217492 (2007) EFISIENSI PENGELUARAN PEMERINTAH SEKTOR PENDIDIKAN DAN KESEHATAN PADA KABUPATEN/KOTA SE-JAWA TIMUR TAHUN 1999/2000 DAN 2002. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2007-fitrianima-4605-c0307-k.pdf

Download (359kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
7098a.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pengeluaran pemerintah merupakan sumber daya terbatas yang diminati oleh pemerintah. Pengeluaran digunakan untuk membiayai berbagai kegiatan atau program yang dijalankan oleh suatu pemerintahan. Kegiatan pemerintah seringkali banyak macamnya sedangkan dana yang ada untuk membiayai kegiatan-kegiatan tersebut memiliki keterbatasan Oleh karena itu sudah selayaknya pengeluaran yang terbatas tersebut dipergunalan dengan seefisien mungkin, terutana untuk sektor-sektor yang merupakan tolok ukur kesejahteraan masyaralat, seperti sektor pendidikan dan kesehatan_ Terlebih lagi ketika wacana desentralisasi mulai digulirkan_ Dengan diimplementasikannya kebijakan desentralisasi, diharapkan pemerintah daerah Kabupaten/Kota yang memiliki kewenangan lebih besar dari sebelumnva dapat mengoptimalkan kinerjanya dalam melaksanakan pemerintahan, termasuk dalam pengelolaan keuangan daerah_ Dalam penelitian ini, tingkat efisiensi pengeluaran KabupatenlKota di Jawa Timur dinyatakan dalam skor efisiensi input yang dihasilkan dengan menggunakan metode Free Disposable Hull (FDH), suatu metode yang digunakan untuk mengukur tingkat efisiensi input dalam menghasilkan output Input yang digunakan adalah pengeluaran perkapita sektor pendidikan dan kesehatan, dengan output angles indikator masing-masing sektor_ Didapatkan hasil penelitian bahwa skor efisiensi input untuk masing-masing sektor (pendidikan dan kesehatan) pada setiap tahun observasi (1999/2000 dan 2002) KabupatenlKota se Jawa Timur sangat beragam. Terdapat jarak (gap) yang cukup timpang antara daerah efisien dan daerah tidak efisien, dengan daerah tidak efisien yang lebih banyak jumlahnya Dari skor efisiensi input disajikan peringkat (rank) seluruh Kabupaten'Kota di Jawa Timur yang menjadi daerah observasi. Terdapat kecenderungan bahwa daerah observasi dengan pengeluaran perkapita tinggi memitiki tingkat efisiensi yang rendah, yang tercermin dalam kecilnya skor efisiensi input Kata kunci : skor efisiensi, pengeluaran perkapita, pendidikan dan kesehatan, Free Disposable Hull, KabupatenlKota Propinsi Jawa Timur_

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 C 03/07 Fit e
Uncontrolled Keywords: INCOME � REGIONAL DISPARATIES
Subjects: H Social Sciences > HJ Public Finance > HJ9-9940 Public finance > HJ2005-2216 Income and expenditure. Budget
H Social Sciences > HJ Public Finance > HJ9-9940 Public finance > HJ7461-7980 Expenditures. Government spending
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Ekonomi Pembangunan
Creators:
CreatorsNIM
Ni'Matul Fitria, 040217492UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorH. Rochmad Djohar Djaelani, Drs., EcUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Duwi Prebriyuwati
Date Deposited: 10 May 2007 12:00
Last Modified: 31 Jul 2017 00:30
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/7098
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item