Validasi Metode Kromatografi Gas Dengan Detektor Ionisasi Nyala Untuk Analisis Residu Organoklorin Pada Rimpang Lengkuas Menggunakan Kit Quechers

DWI UTARI (2015) Validasi Metode Kromatografi Gas Dengan Detektor Ionisasi Nyala Untuk Analisis Residu Organoklorin Pada Rimpang Lengkuas Menggunakan Kit Quechers. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
1. HALAMAN JUDUL.pdf

Download (356kB)
[img] Text (ABSTRACT)
2. ABSTRACT.pdf

Download (223kB)
[img] Text (BAB 1)
3. BAB I PENDAHULUAN.pdf

Download (305kB)
[img] Text (BAB 2)
4. BAB II TINJAUAN PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only until 27 May 2023.

Download (751kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
5. BAB III KERANGKA KONSEPTUAL.pdf
Restricted to Registered users only until 27 May 2023.

Download (286kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
6. BAB IV METODE PENELITIAN.pdf
Restricted to Registered users only until 27 May 2023.

Download (523kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5)
7. BAB V HASIL PENELITIAN.pdf
Restricted to Registered users only until 27 May 2023.

Download (760kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 6)
8. BAB VI PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Registered users only until 27 May 2023.

Download (290kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 7)
9. BAB VII KESIMPULAN DAN SARAN.pdf
Restricted to Registered users only until 27 May 2023.

Download (266kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
10. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (297kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
11. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only until 27 May 2023.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pestisida masih banyak digunakan secara luas oleh masyarakat dalam pengendalian organisme pengganggu tanaman yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas tanaman ataupun hasil tanamannya, akan tetapi selain memberikan manfaat, pestisida juga memberikan dampak negatif yakni keracunan akut dan kronik (Dirjen Pertanian, 2011). Penggunaan pestisida tidak hanya dalam proses budidaya, pada penyimpanan simplisia pun seringkali digunakan pestisida (Isnawati dan Alegantina, 2005). Pestisida yang banyak digunakan dalam budidaya tanaman dan proses penyimpanan simplisia antara lain golongan organoklorin, organofosfat, karbamat, fungisida, dan herbisida (Isnawati dan Alegantina, 2005). Sebagai upaya untuk menjaga keamanan dan kualitas produk obat, World Health Organization (WHO) menetapkan beberapa persyaratan simplisia sebagai bahan baku obat, salah satunya adalah kadar residu pestisida. Lengkuas merupakan salah satu bahan baku obat yang banyak digunakan di Indonesia. Dalam penelitian ini, analisis organoklorin dalam sampel simplisia kering rimpang lengkuas dilakukan dengan kromatografi gas yang menggunakan detektor ionisasi nyala atau Flame Ionization Detector (FID) dan metode yang digunakan untuk ekstraksi sampel adalah metode QuEChERS. Sedangkan dalam pustaka baku AOAC (2007) analisis residu pestisida pada makanan, yaitu anggur, jeruk, dan selada dilakukan dengan metode eksraksi QuEChERS dan dianalisis menggunakan kromatografi gas–spektrometri massa dengan gas pembawanya helium. Akan tetapi, pada penelitian dilakukan validasi metode karena adanya perbedaan dalam instrumen yang digunakan, kondisis analisis, dan modifikasi dalam hal preparasi sampel. Pada penelitian ini hanya ada 9 senyawa dari 17 analit organoklorin yang dapat terdeteksi dalam matrik sampel lengkuas. Beberapa parameter validasi metode yang ditentukan meliputi selektivitas, linieritas, batas deteksi dan kuantitasi, akurasi, serta presisi. Parameter selektivitas menunjukkan pemisahan yang baik antar senyawa analit dan komponen lain dengan nilai resolusi > 1,5. Untuk parameter linieritas, ke sembilan analit menunjukkan nilai r2 > 0,995 dan ini memenuhi persyaratan linier menurut AOAC (2007). Batas deteksi dan batas kuantitasi dari masing masing analit diperoleh hasil dengan rentang 0,06-0,29 ppm dan 0,21-0,96 ppm. Penentuan akurasi dilakukan dengan metode adisi standar, dan hasil rata-rata persen perolehan kembali dari masing-masing analit yaitu 61,79-119,03%. Dari 9 analit, yang memenuhi persyaratan akurasi dengan nilai % perolehan kembali dalam rentang 70-120% ada 8 analit. Sedangkan untuk presisi diperoleh nilai %KV untuk masing-masing analit kurang dari 15%, semua analit memenuhi kriteria penerimaan. Validasi metode kromatografi gas untuk analisis residu organoklorin pada rimpang lengkuas menggunakan kit QuEChERS memenuhi persyaratan validasi metode hanya untuk analit organoklorin 5, organokorin 6, organoklorin 7, organoklorin 9, organoklorin 10, organoklorin 11, organoklorin 12, dan organoklorin 13. Metode ini dapat digunakan untuk analisis residu organoklorin jenis tertentu pada rimpang lengkuas. Untuk dapat menganalisis ketujuh belas senyawa organoklorin diperlukan optimasi lebih lanjut dalam preparasi sampel.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FF KF 45/15 Uta v
Uncontrolled Keywords: Method Validation, Galangal Rhizome, Organochlorine, Gas Chromatography, Quechers Kit
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica > RS1-441 Pharmacy and materia medica
Divisions: 05. Fakultas Farmasi > Kimia Farmasi
Creators:
CreatorsNIM
DWI UTARINIM051111035
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorRiesta PrimaharinastitiNIDN0018047203
Thesis advisorIsnaeniNIDN0013015603
Depositing User: Ani Sistarina
Date Deposited: 02 Mar 2016 12:00
Last Modified: 27 May 2020 04:04
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/8796
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item