Bahiroh Adilah (2021) Wacana Relasi Kuasa antara Negara dan Rakyat dalam Lirik Lagu Milik Band .Feast (Analisis Wacana Kritis Lagu Kami Belum Tentu dan Padi Milik Rakyat). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
1. HALAMAN JUDUL.pdf Download (400kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2. ABSTRAK.pdf Download (82kB) |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
3. DAFTAR ISI.pdf Download (144kB) |
|
|
Text (BAB I)
4. BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (229kB) |
|
|
Text (BAB II)
5. BAB II GAMBARAN UMUM.pdf Restricted to Registered users only until 8 March 2024. Download (228kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB III)
6. BAB III PEMBAHASAN.pdf Restricted to Registered users only until 8 March 2024. Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB IV)
7. BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN.pdf Restricted to Registered users only until 8 March 2024. Download (88kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
8. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (190kB) |
|
|
Text (PERMOHONAN EMBARGO)
9. PERMOHONAN EMBARGO.pdf Restricted to Registered users only Download (354kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini berfokus pada analisis wacana relasi kuasa antara negara dengan rakyat di Indonesia dalam lirik lagu “Kami Belum Tentu” dan “Padi Milik Rakyat” milik grup band .Feast. Berawal dari persoalan intoleransi dalam peristiwa bom di Gereja Surabaya 2018 lalu, yang kemudian mengelaborasi persoalanpersoalan lain terkait fenomena sosial ekonomi politik di Indonesia. Kedua lagu tersebut dipilih karena cukup menggambarkan kondisi sosial ekonomi politik di Indonesia secara luas dan berkaitan dengan berbagai sektor pemerintahan. Studi ini menggunakan metode analisis wacana kritis milik Normal Fairclough untuk membaca wacana relasi kuasa antara negara dan rakyat yang diartikulasikan dalam lirik-lirik di kedua lagu tersebut. Terdapat dua tahapan analisis, yaitu analisis secara tekstual yang kemudian dilakukan analisis yang menempatkan pada konteks sosial ekonomi politik di Indonesia untuk mengidentifikasi relasi kuasa yang seperti apa yang terjadi. Peneliti menggunakan konsep Governmentality milik Michel Foucault untuk mengidentifikasi relasi kuasa yang berjalan, serta teori ideologi dan aparatusnya milik Althusser dan teori hegemoni milik Gramsci. Hasil dari penelitian ini antara lain bahwa wacana relasi kuasa dengan bentuk Governmentality tersebar dalam berbagai wilayah pemerintahan, antara lain dalam kepemimpinan negara demokrasi, sistem pendidikan di Indonesia, konstitusi UU ITE, terhadap kaum buruh tani melalui Reforma Agraria, dan juga dalam pengelolaan uang pajak di Indonesia. Rakyat akan selalu berada dalam sistem kekuasaan negara yang represif dan negara menggunakan kekuasaan politiknya untuk melakukan penundukan secara hegemonik yang merugikan rakyat secara struktural maupun ekonomi melalui ISA (Ideological State Apparatus) dan RSA (Repressive State Apparatus).
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK-2 Fis.K.16-21 Adi w | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | analisis wacana kritis, relasi kuasa, governmentality, Ideological State Apparatus, Repressive State Apparatus. | ||||||
| Subjects: | M Music and Books on Music > M Music > M1627-1853 Folk, national and ethnic music | ||||||
| Divisions: | 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Komunikasi | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Fahimatun Nafisa Nafisa | ||||||
| Date Deposited: | 08 Mar 2021 07:43 | ||||||
| Last Modified: | 08 Mar 2021 07:43 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/104692 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


