Diyanah Shabitah (2021) Gerakan Sosial Baru: Studi Penggunaan Jejaring Sosial Twitter Dalam Memobilisasi Massa Pada Gerakan Gejayan Memanggil I Di Yogyakarta. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (COVER)
1. HALAMAN SAMPUL .pdf Download (335kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2. ABSTRAK .pdf Download (83kB) |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
3. DAFTAR ISI .pdf Download (182kB) |
|
|
Text (BAB 1)
4. BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (637kB) |
|
|
Text (BAB 2)
5. BAB II GAMBARAN UMUM PENELITIAN.pdf Restricted to Registered users only until 26 July 2024. Download (192kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3)
6. BAB III HASIL DAN ANALISIS.pdf Restricted to Registered users only until 26 July 2024. Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4)
7. BAB IV PENUTUP.pdf Restricted to Registered users only until 26 July 2024. Download (92kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTALA)
8. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (89kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
9. LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only until 26 July 2024. Download (259kB) | Request a copy |
|
|
Text (EMBARGO)
embargo - diyanah abitah.pdf Restricted to Registered users only Download (149kB) | Request a copy |
Abstract
Di kehidupan abad ke 20 saat ini, gerakan sosial politik meningkat seiring berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi (Carty, 2014). Sejumlah aksi hadir berawal dari perbincangan melalui media sosial. Tidak jarang pembicaraan aksi di media sosial menjadi aksi nyata dengan ribuan massa. Salah satu gerakan sosial yang ramai menjadi perbincangan di berbagai media massa, dan media sosial adalah gerakan Gejayan Memaggil I yang terjadi pada tanggal 23 September 2019. Gerakan yang lahir atas insiasi bersama mahasiswa Yogyakarta ini dilakukan di jalan Gejayan. Mobilisasi massa yang dilakukan dengan memanfaatkan Twitter ini, faktanya mampu menjaring ribuan massa dalam mengikuti aksi langsung. Keberhasilan ini tentunya menjadi suatu fenomena baru dalam gerakan sosial politik. Sebab, aktivitas media sosial terbukti mampu mempengaruhi gerakan secara nyata. Dengan begitu peristiwa gerakan Gejayan Memanggil I ini menjadi menarik untuk dielaborasi lebih jauh bagaimana proses penggunaan jejaring sosial Twitter dalam mobilisasi massa yang terjadi pada gerakan Gejayan Memanggil hingga berhasil menjaring ribuan partisipan. Penelitian ini akan dibahas lebih jauh dengan teori gerakan sosial baru, perspektif mobilisasi sumber daya oberschall. Dengan menggunaan metode penelitian studi kasus, agar didapatkan hasil yang komprehensif dalam menjelaskan gerakan Gejayan Memanggil. Hasil penelitian ditemukan bahwa keberhasilan proses mobilisasi massa tidak terlepas dari perkembangan teknologi informasi dan berbagai kemudahan yang ditawarkan oleh Twitter. Sebagai gerakan berbasis jejaring gerakan Gejayan Memanggil memiliki kemampuan dalam menjaring massa dari berbagai lintas masyarakat. Strategi mobilisasi massa melalui media sosial ini dapat menjadi strategi terbarukan dalam meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap proses demokrasi di Indonesia.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK-2 Fis P 32-21 Sha g | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Gejayan Memanggil, Gerakan sosial politik, Jejaring sosial, Mobilisasi massa, Twitter | ||||||
| Subjects: | J Political Science J Political Science > J General legislative and executive papers |
||||||
| Divisions: | 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Politik | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | prasetyo adi nugroho | ||||||
| Date Deposited: | 26 Jul 2021 08:54 | ||||||
| Last Modified: | 26 Jul 2021 08:54 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/108930 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


