Liza Faitho Khafsoh, L (2023) Hubungan Faktor Individu dengan Tingkat Kinerja Pendidik Sekolah Menengah Pertama (SMP) XYZ di Kabupaten Gresik. Tugas Akhir D3 thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text
1. HALAMAN JUDUL.pdf Download (65kB) |
|
|
Text
2. ABSTRAK.pdf Download (19kB) |
|
|
Text
3. DAFTAR ISI.pdf Download (52kB) |
|
|
Text
4. BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (38kB) |
|
|
Text
5. BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only until 2028. Download (111kB) | Request a copy |
|
|
Text
6. BAB 3 METODE PENELITIAN.pdf Restricted to Registered users only until 2028. Download (74kB) | Request a copy |
|
|
Text
7. BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Registered users only until 2028. Download (216kB) | Request a copy |
|
|
Text
8. BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN.pdf Restricted to Registered users only until 2028. Download (46kB) | Request a copy |
|
|
Text
9. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (55kB) |
Abstract
Penyelenggaraan pendidikan merupakan hal yang penting bagi masyarakat Indonesia sehingga semua komponen pendidikan harus benar-benar diperhatikan, terutama kualitas kinerja pendidik. Menurut Robbins & Judge (2013), terdapat beberapa faktor kinerja yang terbagi ke dalam dua tahap, yaitu tahap input dan tahap proses. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor individu dengan tingkat kinerja pendidik di Sekolah Menengah Pertama (SMP) XYZ. Penelitian ini menggunakan total populasi sejumlah 40 pendidik SMP XYZ. Variabel independen dalam penelitian ini adalah keberagaman karakteristik individu (umur, jenis kelamin, suku, dan kemampuan individu), kepribadian, dan nilai diri (values). Variabel dependen penelitian ini adalah kinerja. Instrumen penelitian ini didasarkan dari teori atau kuesioner oleh Robbins & Judge (2013), Rammstedt & John (2007), Schwartz (1992), dan Koopmans et al. (2015). Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif. Pengambilan data menggunakan kuesioner terhadap pendidik SMP XYZ. Data yang diperoleh dianalisis secara univariat serta bivariat dengan uji koefisien kontingensi melalui program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kinerja pendidik SMP XYZ didominasi kategori tinggi. Terdapat hubungan yang signifikan dan kuat antara variabel kemampuan individu (p-value = 0,00), nilai diri (p-value = 0,00), dan kepribadian (p-value = 0,00) dengan tingkat kinerja pendidik SMP XYZ. P-value umur sebesar 0,51 dan p-value jenis kelamin sebesar 0,17 sehingga tidak ada hubungan yang signifikan antara variabel umur dan jenis kelamin dengan kinerja pendidik SMP XYZ. Sedangkan, variabel suku tidak dapat diuji korelasi karena data bersifat homogen. Dengan demikian, faktor individu yang berhubungan dengan kinerja pendidik SMP XYZ adalah kemampuan individu, nilai diri, dan kepribadian. Sesuai dengan hasil penelitian, instansi terkait dapat melakukan pemasangan poster terkait cara menjaga kesehatan fisik dan mental. Selain itu, pengadaan seminar atau workshop dengan tema peningkatan kepribadian dan penyesuaian nilai diri sebagai guru juga dapat dilakukan.
Actions (login required)
![]() |
View Item |


