Perbedaan Durasi Growth Spurt Anak Laki-Laki Dan Perempuan Ditinjau Dari Cervical Vertebrae Maturation (CVM) Pada Ras Deutro Melayu

Amalia Wimarizky (2022) Perbedaan Durasi Growth Spurt Anak Laki-Laki Dan Perempuan Ditinjau Dari Cervical Vertebrae Maturation (CVM) Pada Ras Deutro Melayu. Other thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (ABSTRAK)
021918046311 abstrak.pdf

Download (102kB)
[img] Text (FULL TEXT)
021918046311.pdf

Download (750kB)
Official URL: http://www.lib.unair.ac.id

Abstract

Latar belakang: Pertumbuhan manusia terdiri dari periode pertumbuhan yang berlangsung cepat atau sering disebut percepatan pertumbuhan (Growth Spurt) yang diikuti oleh periode pertumbuhan yang lebih lambat. Waktu percepatan pertumbuhan pubertas dan laju pertumbuhan maksimal selama fase perkembangan ini berbeda pada anak laki-laki dan perempuan. Peningkatan laju pertumbuhan pada anak perempuan biasanya terjadi pada awal pubertas sedangkan anak laki-laki mengalami peningkatan laju pertumbuhan yang relative lambat pada masa pubertas. Tujuan: Membandingkan perbedaan durasi growth spurt antara anak perempuan dan anak laki-laki pada penduduk Indonesia ditinjau dari Cervical Vertebrae Maturation (CVM) yang terlihat pada sefalogram lateral. Informasi ini penting untuk menentukan waktu dan rencana perawatan ortodontik yang tepat guna mendapatkan hasil perawatan yang maksimal. Metode dan Bahan: Variabel penelitian dibagi menjadi 3 jenis, yaitu variabel terikat (umur kronologis), variabel bebas (tahap Pematangan Vertebra Serviks, jenis kelamin). Setiap sampel yang memenuhi kriteria dilakukan analisis maturitas skeletal menggunakan Cervical Vertebrae Maturation (CVM) pada setiap foto sefalometri Analisis skelet dengan Cervical Vertebrae Maturation (CVM) dengan melihat maturasi tulang. Hasil: Terdapat perbedaan rerata/rerata usia maturitas skeletal dalam hal perubahan CS 3 menjadi CS 4 antara sampel pria dan wanita (p<0,05). Sampel jantan membutuhkan durasi umur untuk mencapai kematangan yaitu 15.879 bulan. Sedangkan sampel perempuan hanya membutuhkan durasi umur untuk mencapai kedewasaan yaitu 5.184 bulan. Kesimpulan: Anak perempuan dalam populasi penelitian ini memiliki durasi percepatan pertumbuhan yang lebih cepat daripada anak laki-laki. Hal ini ditandai dengan perubahan usia kematangan kerangka antara keduanya, yang berjarak kurang lebih 10 bulan.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: 021918046311
Uncontrolled Keywords: Percepatan pertumbuhan; Kematangan vertebra servikalis; Anak laki-laki; Anak Perempuan; Ras Deutro Melayu
Subjects: R Medicine > RK Dentistry > RK1-715 Dentistry
Divisions: 02. Fakultas Kedokteran Gigi > Ilmu Kedokteran Gigi Anak (Spesialis)
Creators:
CreatorsNIM
Amalia WimarizkyNIM021918046311
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
ContributorSeno PradopoNIDN0016075204
Depositing User: Andri Yanti
Date Deposited: 19 Dec 2025 03:53
Last Modified: 19 Dec 2025 03:53
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/139908
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item