Faradilla Khoirun Nisa, - (2021) Daya Hambat Ekstrak Daun Sambiloto (Andrographis paniculata Nees) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Aggregatibacter actinomycetemcomitans. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
021811133032_HALAMAN JUDUL.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
021811133032_BAB I.pdf Download (640kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
021811133032_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Latar belakang: Periodontitis merupakan penyakit periodontal yang paling banyak terjadi. Berdasarkan hasil riset RISKESDAS 2018, prevalensi periodontitis di Indonesia mencapai 74,1%. Periodontitis agresif merupakan periodontitis yang disertai progresifitas yang sangat cepat. Sambiloto (Andrographis paniculata Nees) merupakan tanaman raja pahit yang dipercaya dapat menyembuhkan serta mencegah dari suatu penyakit. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa sambiloto (Andrographis paniculata Nees) bersifat antibakteri karena sambiloto memimiliki kandungan aktif seperti andrographolide, flavonoid, alkaloid, saponin, dan tannin. Tujuan: Mengetahui adanya aktivitas daya hambat oleh ekstrak daun sambiloto (Andrographis paniculata Nees) terhadap pertumbuhan bakteri Aggregatibacter actinomycemcomitans. Metode: Rancangan penelitian ini menggunakan penelitian eksperimental laboratoris secara in-vitro. Ekstrak daun sambiloto (Andrographis paniculata Nees) dihasilkan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Bakteri Aggregatibacter actinomycetemcomitans (ATCC 43718) diambil dan dibiakkan di Research Center Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga. Pengujian daya hambat dilakukan dengan metode spektrofotometri dan hitung koloni. Hasil: Pada konsentrasi ekstrak daun sambiloto 100%, 50%, 25%, 12,5%, dan 6,25% tidak didapatkan koloni bakteri yang tumbuh. Sedangkan pada konsentrasi 3,125% dapat menghambat bakteri sebesar 92%. Uji statistik terhadap tiap kelompok konsentrasi menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,001 (p<0,05). Simpulan: Ekstrak daun sambiloto (Andrographis paniculata Nees) memiliki aktivitas daya hambat terhadap bakteri Aggregatibacter actinomycetemcomitans dengan nilai KHM pada konsentrasi 3,125%
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK S.FKG.62-22 FAR d | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Sambiloto (Andrographis paniculata Nees), Aggregatibacter actinomycetemcomitans, daya hambat, spektrofotometri, hitung koloni | |||||||||
| Subjects: | Q Science > QR Microbiology > QR75-99.5 Bacteria | |||||||||
| Divisions: | 02. Fakultas Kedokteran Gigi > S1 Kedokteran Gigi | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | sugiati | |||||||||
| Date Deposited: | 11 May 2026 02:01 | |||||||||
| Last Modified: | 11 May 2026 02:01 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/140801 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


