Galuh Damar Jati, - (2022) Hubungan Pendidikan, Pengalaman, Minat, Lingkungan, Dan Informasi Dengan Tingkat Pengetahuan Mahasiswa Profesi Dokter Gigi Universitas Airlangga Tentang Xerostomia Pada Lansia. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA,.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
021811133073_HALAMAN JUDUL.pdf Download (462kB) |
|
|
Text (BAB I)
021811133073_BAB I.pdf Download (36kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
021811133073_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Latar belakang: Indonesia berada pada fase transisi ke penuaan penduduk dengan lansia sebanyak 26,82 juta (9,92%) pada tahun 2020. Salah satu permasalahan rongga mulut lansia adalah xerostomia (30%), dimana xerostomia dapat memengaruhi kualitas hidup lansia. Di Surabaya, sebanyak 30,56% lansia mengalami hiposalivasi. Namun, perubahan demografis tersebut tidak diikuti dengan peningkatan kejadian xerostomia. Hal ini menjadi tantangan bagi mahasiswa profesi dokter gigi dalam memberikan penanganan terkait xerostomia pada lansia. Tujuan: Menganalisis hubungan antara faktor pendidikan, pengalaman, minat, lingkungan, dan informasi dengan tingkat pengetahuan mahasiswa profesi dokter gigi Universitas Airlangga tentang xerostomia pada lansia. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan rancangan studi cross-sectional. Sebanyak 77 responden diperoleh menggunakan metode accidental sampling. Variabel independen meliputi pendidikan, pengalaman, minat, lingkungan, dan informasi. Variabel dependen meliputi tingkat pengetahuan responden. Hasil diproses menggunakan uji statistik univariat, uji homogenitas (p > 0.05), uji Spearman’s Rho (p < 0.05), dan uji coefficient contingency (p < 0.05). Hasil: Tingkat pengetahuan mahasiswa profesi dokter gigi Universitas Airlangga tentang xerostomia pada lansia mayoritas tergolong dalam kurang baik (66.3%). Tidak terdapat hubungan antara pendidikan (p = 0.772), pengalaman langsung (p = 0.564), pengalaman tidak langsung (p = 0.956), minat (p = 0.768), lingkungan (p = 0.712), dan informasi (p = 0.479) dengan tingkat pengetahuan mahasiswa profesi dokter gigi tentang xerostomia pada lansia. Kesimpulan: Tingkat pengetahuan mahasiswa profesi dokter gigi tentang xerostomia pada lansia mayoritas cenderung kurang baik dan tidak berkaitan dengan pendidikan, pengalaman, minat, lingkungan, dan informasi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK S.FKG.76-22 Gal d | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Health and well-being; lansia; xerostomia; tingkat pengetahuan; mahasiswa profesi dokter gigi | |||||||||
| Subjects: | L Education > LB Theory and practice of education > LB5-3640 Theory and practice of education > LB2300-2430 Higher education > LB2326.4-2330 Institutions of higher education R Medicine > RK Dentistry > RK1-715 Dentistry |
|||||||||
| Divisions: | 02. Fakultas Kedokteran Gigi > S1 Kedokteran Gigi | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | sugiati | |||||||||
| Date Deposited: | 13 May 2026 04:02 | |||||||||
| Last Modified: | 13 May 2026 04:02 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/140937 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


