Determinan Pemberian Asi Eksklusif Di Indonesia Berdasarkan Indonesia Demographic And Health Surveys (IDHS) 2017

Imro’atul Khasanah, - (2022) Determinan Pemberian Asi Eksklusif Di Indonesia Berdasarkan Indonesia Demographic And Health Surveys (IDHS) 2017. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA,.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
012011223013_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (578kB)
[img] Text (BAB I)
012011223013_BAB I.pdf

Download (324kB)
[img] Text (FULLTEXT)
012011223013_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

Latar Belakang: ASI eksklusif merupakan pemberian air susu ibu mulai kelahiran sampai enam bulan usia bayi tanpa memberikan maupun mengganti dengan makanan atau minuman yang lain terkecuali pemberian obat, vitamin, serta mineral. Kolostrum yang terdapat dalam ASI mengandung antibodi yang bermanfaat untuk membunuh kuman sehingga mampu mengurangi resiko kematian bayi. Cakupan ASI eksklusif bagi bayi di Indonesia tahun 2019 secara nasional sebesar 67,74%. Berbagai usaha yang dilakukan pemerintah untuk meningkatkan cakupan pemberian ASI eksklusif antara lain: peraturan pemerintah dengan adanya pelaksanaan advokasi dan pengawasan mengenai pemberian ASI eksklusif yang menjadi tugas dan tanggungjawab pemerintah pusat maupun daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan pemberian ASI eksklusif di Indonesia berdasarkan Indonesia Demographic and Health Surveys (IDHS) 2017. Metode: Penelitian bersifat kuantitatif dan merupakan penelitian analitik. Desain penelitian yakni cross sectional study yang menggunakan data Indonesia Demographic and Health Surveys (IDHS) 2017. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 10.693 responden dengan jumlah sampel 2.301 responden setelah dilakukan cleaning data dan pembobotan data. Analisis data menggunakan aplikasi Stata MP-Paralel Edition versi 14.0 serta menggunakan uji regresi logistik berganda. Hasil: Dari analisis multivariate yang telah dilakukan variabel pendidikan ibu pada kategori ibu yang menyelesaikan pendidikan hingga diploma berpeluang 1,09 kali lebih besar untuk memberikan ASI eksklusif (95% Cl 0,65- 1,84). Variabel umur ibu yang berumur 20-24 tahun berpeluang 1,60 kali lebih besar untuk memberikan ASI eksklusif (95% Cl 1,10-2,32). Serta variabel pekerjaan ibu pada kategori bekerja berpeluang 1,41 kali lebih besar untuk memberikan ASI eksklusif (95% CI 1,15-1,74) dan variabel paritas dalam kategori jumlah paritasnya 2 berpeluang 1,24 kali lebih besar untuk memberikan ASI eksklusif (95% Cl 0,93-1,66). Maka faktor yang paling berpengaruh terhadap pemberian ASI eksklusif di Indonesia adalah variable umur ibu dengan AOR sebesar 1,60. Kesimpulan: Faktor yang paling berpengaruh pada pemberian ASI eksklusif di Indonesia berdasarkan Indonesia Demographic and Health Surveys (IDHS) 2017 adalah variabel umur ibu. Maka diharapkan tenaga kesehatan dapat meningkatkan penyuluhan, edukasi dan promosi sejak usia remaja sebagai persiapan menjadi seorang ibu mengenai pentingnya pemberian ASI eksklusif.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKA KK S.FK.B. 81/22 Imr d
Uncontrolled Keywords: Determinan ASI Eksklusif, IDHS 2017, SDGs
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA1-418.5 Medicine and the state > RA407-409.5 Health status indicators. Medical statistics and surveys
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > S1 Kebidanan
Creators:
CreatorsNIM
Imro’atul Khasanah, -NIM012011223013
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorMAHENDRA TRI ARIF SAMPURNA, -NIDN0025018302
Thesis advisorASTIKA GITA NINGRUM, -NIDN-
Depositing User: sugiati
Date Deposited: 20 May 2026 02:03
Last Modified: 20 May 2026 02:03
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/141153
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item