TEGUH DWI PUTRANTO, - (2022) Budaya Belanja Skincare Secara Online Sebagai Bentuk Pendisiplinan Tubuh Laki-Laki Metroseksual. Disertasi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HAL JUDUL)
HAL JUDUL.pdf Download (195kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (89kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
FULL TEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pendisiplinan tubuh laki-laki metroseksual melalui konsumsi skincare (sebagai industri budaya) yang dibeli melalui belanja online. Teori kekuasaan Foucault digunakan dalam penelitian ini yang diasumsikan bahwa pengetahuan selalu berkaitan dengan kekuasaan dan dalam penelitian ini produk perawatan kulit wajah sebagai industri budaya menggunakan kuasa tubuh dengan membangun pengetahuan laki-laki metroseksual. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah etnografi virtual yang terfokus pada teks digital yang difokuskan pada Instagram sebagai media dalam melihat bentuk pendisiplinan laki-laki metroseksual. Terkait informan penelitian, peneliti menetapkan enam orang informan. Karakteristik informan dalam penelitian ini adalah laki-laki, tinggal/berdomisili di Jakarta, Bandung, dan Surabaya, tertarik pada produk perawatan kulit wajah (facial skincare) yang didapatkan melalui belanja online (repetition buying) dan terlihat dari postingan di akun Instagram personalnya pada periode 1 Januari 2020 sampai 31 Desember 2021. Cara mendapatkan informan diperoleh melalui pencarian dengan menggunakan kata kunci “Metroseksual” di kolom pencarian Instagram dengan melihat profil Instagram yang memuat beberapa informasi salah satunya lokasi tempat tinggal/domisili informan, dan postingan yang memuat produk perawatan kulit wajah. Kemudian setelah mendapatkan informan yang sesuai dengan kriteria penelitian, peneliti melakukan pencarian informan dengan teknik snowball. Penggalian data diawali dengan observasi pada profil akun Instagram dari informan penelitian dari Teks/Foto/Video/Comment yang dapat diakses semua viewer. Dilanjutkan dengan wawancara untuk menggali pemahaman tentang makna yang berada di belakang praktek belanja online melalui postingan Instagram. Kemudian dokumentasi footprint digital yang berbentuk screenshot. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa realitas belanja kosmetik secara online yang didorong oleh kekuatan industri budaya bagi laki-laki metroseksual dijalankan oleh laki-laki metroseksual dengan praktek yang berbeda. Praktek tersebut akhirnya turut memunculkan sikap loyal maupun tidak loyal, dan konsistensi maupun inkonsistensi terhadap industri budaya. Terkait industri budaya dan pendisiplinan tubuh laki-laki metroseksual, kekuatan industri budaya memanfaatkan aktivitas belanja kosmetik secara online untuk membangun pengetahuan laki-laki metroseksual dalam upaya merawat diri. Hal tersebut turut berkaitan dengan motif yang dibangun oleh laki-laki metroseksual dengan cara yang berbeda.
| Item Type: | Thesis (Disertasi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK-2 D.FISIP.S 02 - 23 Teg b | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Online shopping culture; Body discipline; Metrosexual men; Instagram. | |||||||||
| Subjects: | H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD5701-6000.9 Labor market. Labor supply. Labor demand | |||||||||
| Divisions: | 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Indah Fatma | |||||||||
| Date Deposited: | 21 May 2026 06:22 | |||||||||
| Last Modified: | 21 May 2026 06:22 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/141300 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


