Fatkhur Rohmah (2022) Fungsi Dan Makna Larung Sembonyo Dalam Masyarakat Desa Nglebeng Kecamatan Panggul Kabupaten Trenggalek. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA,.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
121611133140 HAL I.pdf Download (215kB) |
|
|
Text (BAB 1)
121611133140BAB 1.pdf Download (86kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
121611133140.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan sebagai berikut. Pertama, bertujuan untuk mendokumentasikan tradisi Larung Sembonyo dalam masyarakat Desa Nglebeng Kecamatan Panggul Kabupaten Trenggalek. Kedua mengungkapkan fungsi Larung Sembonyo. Ketiga untuk mengungkapkan makna Larung Sembonyo bagi masyarakat pendukungnya yaitu Desa Nglebeng. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah folklor. Teknik pengumpulan data terdiri dari tahap pra penelitian, tahap penelitian, dan tahap pembuatan naskah folklor bagi pengarsipan. Data yang didapatkan dari hasil pengumpulan tersebut kemudian dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif, dimana penelitian hanya didasarkan pada fakta yang ada berdasarkan wawancara, rekaman, kata-kata, gambar dan rekaman yang diperoleh dari hasil pengamatan, wawancara atau penelusuran dokumen. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori folklor yang dikemukakan oleh William R. Bascom dalam Dananjaja, yaitu ada empat fungsi foklor. Pertama, sebagai sistem proyeksi atau angan-angan suatu kolektif. Kedua, sebagai alat pengesahan pranata-pranata dan lembaga-lembaga kebudayaan. Ketiga, sebagai alat pendidikan anak. Keempat, sebagai alat pemaksa atau pengawas agar norma-norma masyarakat akan selalu dipatuhi oleh anggota kolektifnya. Untuk mengkaji makna digunakan teori interaksi simbolik yang berfokus pada hakikat manusia sebagai makhluk relasional. Penelitian ini menghasilkan beberapa kesimpulan, (1) dokumentasi Larung Sembonyo mencakup dua hal, yaitu dokumentasi visual dan juga dokumentasi acara Larung Sembonyo. (2) Larung Sembonyo memiliki empat fungsi yaitu sebagai sitem proyeksi, sebagai alat pengesahan, sebagai alat pendidikan anak, dan sebagai alat pengawas atau pemaksa, (3) Larung sembonyo memiliki banyak sekali uba rampe yang unik seperti wedhus kendhit dan ingkung urip. Pada intinya uba rampe yang terdapat dalam Larung Sembonyo mempunyai makna sebagai wujud syukur atas nikmat Allah yang melimpah baik dari segi rezeki dan hasil bumi yang banyak serta mengharapkan terbebasnya dari musibah-musibah yang tidak diinginkan dan berharap jika rezeki mereka akan berkah dan bertambah.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK-2 S FIB I 34/22 Fat f | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Tradisi Larung Sembonyo, Tradisi Lisan, Fungsi, dan Makna | ||||||
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology H Social Sciences > HM Sociology H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM621-656 Culture |
||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | mat sjafi'i | ||||||
| Date Deposited: | 21 May 2026 06:32 | ||||||
| Last Modified: | 21 May 2026 06:32 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/141302 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


