AZALEA RAHMA SEPTIANTI, - (2022) Fabrikasi Membran Fotokatalitik Selulosa Asetat/TiO2/Zeolit-Ag sebagai Filter Udara pada Pencegahan Virus Corona. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HAL JUDUL)
HAL JUDUL.pdf Download (636kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (48kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
FULL TEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Selama dua tahun terakhir, pandemi Covid-19 sangat mengkhawatirkan kehidupan global. Virus berukuran supermikron ini bertransmisi melalui droplet udara yang dapat dihirup oleh individu di sekitarnya. Mayoritas orang yang terinfeksi virus mematikan ini mengalami penyakit pernapasan dengan gejala ringan, sedang, hingga berat yang berujung pada kematian. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan fabrikasi membran fotokatalitik selulosa asetat/TiO2/Zeolit-Ag sebagai filter udara pada pencegahan virus Corona dengan variasi konsentrasi TiO2. Pemilihan selulosa asetat, TiO2, dan zeolit-Ag didasari atas sifat antimikroba dan antivirus yang dimiliki oleh ketiganya. Zeolit-Ag disintesis dengan memasukkan ion Ag+ dari larutan AgNO3 ke dalam kerangka zeolit-Y dengan menggunakan metode pertukaran ion fase cair. Hasil sintesis dikarakterisasi dengan Fourier Transformed Infra Red (FTIR) dan X-Ray Diffraction (XRD). Hasil FTIR menunjukkan tidak adanya pergeseran atau pelebaran serapan zeolit setelah dilakukan pertukaran dengan ion Ag+. Karakterisasi dengan XRD menunjukkan bahwa ion Ag+ yang dimasukkan ke dalam zeolit-Y dihasilkan melalui reaksi pertukaran ion tanpa pengurangan spesi perak. Uji mekanik membran berupa uji tarik menunjukkan nilai modulus Young paling tinggi dimiliki oleh sampel membran dengan konsentrasi TiO2 sebesar 15% dengan nilai 1738.10 N/m2. Hasil uji permeabilitas udara membran menunjukkan pola penurunan secara runtut seiring bertambahnya konsentrasi. Karakterisasi membran dengan Scanning Electron Microscopy (SEM) tidak menunjukkan adanya pori yang terbentuk dan membran cenderung dikelilingi zeolit. Hasil uji aktivitas antibakteri menunjukkan bahwa material membentuk zona inhibisi sebesar 12.65 mm dengan standar deviasi sebesar 0.10 terhadap bakteri E. coli serta zona inhibisi sebesar 9.29 mm dengan standar deviasi 0.37 terhadap bakteri S. aureus. Pengujian aktivitas antivirus membran menunjukkan bahwa membran dapat menginaktivasi virus hingga lebih dari 90% dalam waktu kontak 1 jam.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FST.K 25 - 23 Aza f | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Coronavirus, TiO2, photocatalytic, air filter | |||||||||
| Subjects: | Q Science > QD Chemistry > QD1-999 Chemistry | |||||||||
| Divisions: | 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Kimia | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Indah Fatma | |||||||||
| Date Deposited: | 21 May 2026 07:17 | |||||||||
| Last Modified: | 21 May 2026 07:17 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/141321 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


