Ahmed Zaiyan Nahel Salamy, - (2022) Hubungan Spiritual Well-Being Terhadap Resiliensi Mahasiswa Tingkat Akhir Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Pada Masa Pandemi Covid-19. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HAL JUDUL)
011811133066-HAL JUDUL.pdf Download (409kB) |
|
|
Text (BAB 1)
011811133066-BAB 1.pdf Download (45kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
011811133066.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Mahasiswa menghadapi tekanan di setiap tingkatan perkuliahan. Tekanan paling berat bagi kebanyakan mahasiswa semester akhir adalah menyelesaikan tugas akhir untuk mendapatkan predikat sarjana. Kondisi pandemi COVID-19 memberikan dampak mental yang berarti. Salah satu cara membantu mengatasi tekanan adalah dengan adanya resiliensi, yaitu kemampuan seseorang untuk bertahan, beradaptasi dan berkembang dalam mengatasi hambatan atau kesulitan. Tingkat spiritual well-being (SWB) yang baik akan lebih mudah menyelesaikan masalah yang dihadapi. Penelitian terdahulu menunjukan ada hubungan sebab akibat antara SWB dengan resiliensi dalam membantu individu menghadapi stress dan menyediakan proteksi terhadap depresi dan stress. Peneliti tertarik menkaji kaitan antara SWB dan resiliensi pada mahasiswa semester akhir yang sedang mengerjakan skripsi terutama di dalam kondisi pandemi Covid-19. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara 2 variabel, yaitu SWB dengan resiliensi. Populasi adalah mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Angkatan Tahun 2018. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah probability sampling dengan metode total sampling yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengukur SWB adalah kuesioner Malay version of Spiritual well-being Scale yang dikembangkan oleh Sohail et al. (2009) dan untuk mengukur Resiliensi digunakan Brief Resilience Scale (BRS) yang dikembangkan oleh Smith et al. (2013). Data dinalisis secara statistik deskriptif dan statistik analitik. Berdasarkan hasil penelitian menjukkan bahwa SWB mahasiswa Program Studi S1 Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga tahun angkatan 2018 pada masa pandemi Covid-19 adalah 57,14 % kondisi tinggi, 42,86 % kondisi sedang, dan 0 % kondisi rendah, sedangkan kondisi resiliensi mahasiswa adalah 61,34 % pada kondisi sedang, 32,77 % pada kondisi rendah, dan 5,88 % pada kondisi tinggi. Ada hubungan antara SWB dengan resiliensi mahasiswa pada masa pandemi Covid-19, dengan tingkat korelasi cukup (0,368) dan koefisien korelasi yang signifikan (0,00003). Diharapkan hasil penelitian ini berkontribusi ilmiah mengungkap hubungan resiliensi dengan spiritual well being pada mahasiswa yang sedang mengerjakan tugas akhir di masa pandemi Covid 19.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK S.FK.D 06 - 23 Ahm h | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Spiritual well-being, Resiliensi, Mahasiswa Kedokteran, Senior Student, Covid-19 | ||||||
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine | ||||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | prasetyo adi nugroho | ||||||
| Date Deposited: | 22 May 2026 02:34 | ||||||
| Last Modified: | 22 May 2026 02:34 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/141375 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


