YESI ERMAWATI, - (2022) Perbedaan Klinis dan Pemeriksaan Penunjang Pada Pasien Anak yang Dicurigai Covid-19 dan Yang Terkonfirmasi Covid-19. Masters thesis, Universitas Airlangga.
|
Text (HALAMAN I)
011618116305 HALAMAN I.pdf Download (268kB) |
|
|
Text (BAB I)
011618116305 BAB I.pdf Download (124kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
011618116305.pdf Restricted to Registered users only Download (770kB) | Request a copy |
Abstract
PERBEDAAN KLINIS DAN PEMERIKSAAN PENUNJANG PADA PASIEN ANAK YANG DICURIGAI COVID-19 DAN YANG TERKONFIRMASI COVID-19 Yesi Ermawati, Retno Asih Setyoningrum, Dominicus Husada Departemen Ilmu Kesehatan Anak, Fakultas Kedokteran, Universitas Airlangga/RSUD Dr. Soetomo, Surabaya-Indonesia ABSTRAK Latar Belakang : Corona virus disease 2019 (COVID-19) yang disebabkan severa acute respiratory syndrome coronavirus-2 (SARS-CoV-2) telah dinyatakan sebagai pandemi oleh World Health Organization (WHO). Adanya variasi gejala serta banyaknya anak yang terinfeksi namun asimptomatik menyebabkan sulitnya mendeteksi infeksi SARS-CoV-2 terutama pada anak. Dengan adanya kasus COVID-19 yang muncul dengan cepat, identifikasi karakteristik gambaran klinis dan laboratorium pada populasi anak sangat penting untuk menentukan perawatan lebih lanjut, memprediksi keparahan penyakit, dan menentukan prognosis. Tujuan : Mengetahui perbedaan gambaran klinis dan pemeriksaan penunjang pasien anak yang dicurigai COVID-19 dan yang terkonfirmasi COVID-19. Metode : Studi retrospektif dilakukan menggunakan data sekunder dari 120 anak yang dicurigai COVID-19 periode Maret – Mei 2022 di Surabaya. Uji statistik Mann-Whitney digunakan dengan nilai signifikansi p<0,05. Hasil : Total sampel 120 anak terdiri dari 60 anak kelompok anak dengan hasi PCR SARS CoV-2 negatif dan kelompok dengan hasil PCR SARS CoV-2 positif laki – laki lebih dominan dibandingkan perempuan (59,2% dan 40,8%). Untuk usia rata – rata subjek penelitian ini yang negatif 63.98 + 59.508 bulan dan yang positif 85.38 + 69.071 bulan. Tidak ada perbedaan laboratorium pada pasien anak yang dicurigai COVID-19 dan yang terkonfirmasi COVID-19. Hanya gejala klinis myalia dan pemeriksaan radiologis difus bilateral yang terdapat perbedaan pada pasien yang dicurigai COVID-19 dan yang terkonfirmasi 19. Kesimpulan : Dari gejala klinis, hanya gejala myalgia yang terdapat perbedaan pada pasien yang dicurigai COVID-19 dan yang terkonfirmasi 19. Tidak ada perbedaan laboratorium pada pasien anak yang dicurigai COVID-19 dan yang terkonfirmasi COVID-19. Dari perbedaan pemeriksaan radiologis, hanya difus bilateral yang terdapat perbedaan pada pasien yang dicurigai COVID-19 dan yang terkonfirmasi COVID-19
| Item Type: | Thesis (Masters) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK Sp.FK.KA 11 - 23 Yes p | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Corona virus disease, Severe acute respiratory syndrome coronavirus-2 | ||||||
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine > RC31-1245 Internal medicine | ||||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > S2 Ilmu Kedokteran Klinik | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Dewi Puspita | ||||||
| Date Deposited: | 28 May 2026 12:05 | ||||||
| Last Modified: | 29 May 2026 02:38 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/141613 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


